Daerah

Wali Kota Sabang Hadiri Wisuda Sarjana Angkatan III STIS Al-Aziziyah

18
×

Wali Kota Sabang Hadiri Wisuda Sarjana Angkatan III STIS Al-Aziziyah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menyampaikan sambutannya pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan III Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Al-Aziziyah Sabang, di Kampus STIS Al-Aziziyah Sabang, Rabu (16/9/2026). FOTO/ PROKOPIM PEMKO SABANG

possceh.com, Sabang – Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan III Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Al-Aziziyah Sabang yang dirangkaikan dengan peresmian Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang, di Kampus STIS Al-Aziziyah Sabang, Rabu (16/9/2026).

Sebanyak 54 wisudawan dan wisudawati dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Keluarga Islam mengikuti prosesi tersebut. Mereka terdiri dari 37 lulusan Hukum Ekonomi Syariah dan 17 lulusan Hukum Keluarga Islam.

Berdasarkan laporan akademik panitia, seluruh evaluasi tugas akhir dan kelengkapan administrasi akademik telah diselesaikan sebelum penetapan kelulusan. Dari 54 lulusan, sebanyak 16 orang meraih predikat cumlaude, 24 orang predikat istimewa, dan 14 orang predikat baik sekali.

Sebelum menghadiri wisuda, Zulkifli turut menjemput pendiri STIS Al-Aziziyah, Abu Syaikh H. Hasanoel Bashry HG atau Abu Mudi, bersama Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Aziziyah Samalanga, dr. Tgk. Muhammad Thaifur, di Pelabuhan Balohan.

Suasana Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan III Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Al-Aziziyah Sabang, di Kampus STIS Al-Aziziyah Sabang, Rabu (16/9/2026). FOTO/ PROKOPIM PEMKO SABANG

Pada kesempatan itu, Wali Kota Sabang Zulkifli, menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan menyambut baik peresmian Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah. Menurutnya, kehadiran lembaga pendidikan tersebut memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan ilmu dan agama bagi generasi muda Sabang.

“Adik-adik jangan pernah berhenti belajar. Teruslah berinovasi dan manfaatkan peluang yang ada di Sabang. Yang paling penting, jangan lupa doa orang tua dan guru, karena keberhasilan kita tidak terlepas dari doa dan bakti kepada mereka,” kata Zulkifli.

Sementara itu, Abu Mudi mengatakan pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mencetak sarjana, tetapi juga membentuk manusia yang berilmu, beriman, dan berakhlak. Karena itu, ia meminta para lulusan mengamalkan ilmu dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Foto bersama usai pelaksanaan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan III Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Al-Aziziyah Sabang, di Kampus STIS Al-Aziziyah Sabang, Rabu (16/9/2026). FOTO/ PROKOPIM PEMKO SABANG

“Wisuda bukan akhir dari belajar, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jadilah sarjana yang bermanfaat, berintegritas, memiliki kompetensi, dan tetap beriman serta beradab,” ujar Abu Mudi.

Ia menilai keberadaan STIS Al-Aziziyah dan Dayah Raudhatul Muna dapat saling memperkuat dalam pengembangan pendidikan Islam di Sabang. Perguruan tinggi, kata dia, berperan memperkuat kemampuan akademik, sementara dayah membentuk ilmu agama, adab, dan karakter generasi muda.

Abu Mudi juga mengajak pemerintah, ulama, akademisi, masyarakat, dan alumni bersama-sama mendukung pengembangan STIS Al-Aziziyah agar terus berkontribusi bagi Sabang, Aceh, dan Indonesia.(Aldi/*)