Pemkab Aceh Besar

Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Serahkan Bantuan untuk Warga Disabilitas Netra di Baitussalam

14
Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar, Nurbaiti, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga penyandang disabilitas netra (low vision), Ainon Marziah, di Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/5/2026). FOTO/ BEDU SAINI

posaceh.com, Kota Jantho – Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar, Nurbaiti, menyerahkan bantuan kepada warga penyandang disabilitas netra (low vision), Ainon Marziah, di Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/5/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan bayi seperti susu formula, popok bayi, makanan siap saji, serta bantuan pangan dan sandang lainnya. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Ainon yang baru menjalani persalinan melalui operasi caesar di RSIA Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Hj Nurul Fazli mengharapkan, bantuan tersebut dapat membantu kebutuhan Ainon dan bayi yang baru dilahirkannya.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Ainon dan membantu kebutuhan bayi yang baru lahir. Kita berharap beliau tetap kuat dan terus mendapat perhatian serta dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak RSIA Banda Aceh juga disebut turut membantu menyediakan pakaian bayi seadanya yang berasal dari sumbangan pegawai rumah sakit, lantaran keluarga belum memiliki perlengkapan bayi yang memadai.

Sementara itu, Sekretaris Desa Lampineung, Irfan, menjelaskan kondisi ekonomi Ainon selama ini cukup memprihatinkan. Keterbatasan penglihatan membuatnya sulit bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Nurul Fazli SAg, berdialog dengan warga penyandang disabilitas netra (low vision), Ainon Marziah, di Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/5/2026). FOTO/ BEDU SAINI

Menurut Irfan, cobaan berat juga dialami Ainon saat masa kehamilan, karena suaminya meninggal dunia ketika usia kandungannya memasuki empat bulan.

“Selama menjalani perawatan di rumah sakit, beliau hanya ditemani putra laki-lakinya yang masih berusia delapan tahun. Alhamdulillah, bayi perempuan yang dilahirkan dalam kondisi sehat,” kata Irfan.

Ia mengungkapkan, kebutuhan hidup Ainon selama ini dibantu melalui bantuan pihak desa dan sumbangan masyarakat sekitar. Bahkan, untuk urusan memasak sehari-hari turut dibantu kerabat yang datang khusus ke rumahnya.

“Selama ini kebutuhan sehari-hari beliau dibantu dari bantuan desa dan sumbangan masyarakat sekitar. Untuk urusan memasak juga dibantu oleh kerabat yang datang khusus membantu di rumah,” terangnya.

Irfan berharap Ainon dan kedua anaknya dapat terus memperoleh perhatian dan bantuan berkelanjutan dari berbagai pihak agar kebutuhan hidup mereka dapat terpenuhi dengan baik.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Plt Camat Baitussalam Ridwan SE, unsur pilar sosial, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), petugas Program Keluarga Harapan (PKH), serta unsur terkait lainnya.(Why)

 

 

Exit mobile version