ParlementariaPemko Banda Aceh

Wakil Ketua DPRK Musriadi Aswad Dorong Kolaborasi untuk Memperkuat Pendidikan PAUD di Pango Deah Banda Aceh

21
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, M.Pd foto bersama Bunda PAUD Gampong Pango Deah, Irawati Bahtiar, beserta para guru, di ruang Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026). FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, M.Pd., mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, pemerintah gampong, dan orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya di Gampong Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi dan konsultasi bersama Bunda PAUD Gampong Pango Deah, Irawati Bahtiar, beserta para guru, di ruang Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Kamis (8/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu dan kebutuhan pendidikan PAUD di tingkat gampong, termasuk peningkatan kualitas tenaga pendidik, dukungan sarana dan prasarana pembelajaran, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Musriadi mengatakan, pendidikan PAUD memiliki peran strategis dalam membangun fondasi kecerdasan, karakter, dan kepribadian anak. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan usia dini harus menjadi bagian penting dari investasi pembangunan sumber daya manusia.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi bagi masa depan generasi kita. Karena itu, kita perlu memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ujarnya.

Menurut Musriadi, peningkatan kualitas PAUD tidak dapat dibebankan hanya kepada guru. Diperlukan keterlibatan aktif pemerintah, masyarakat, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan agar berbagai kebutuhan pendidikan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara bersama-sama.

Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan para pendidik di tingkat gampong penting untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan. Aspirasi tersebut dapat menjadi bahan masukan dalam mendorong kebijakan dan program pendidikan yang lebih responsif sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran.

Sementara itu, Bunda PAUD Gampong Pango Deah, Irawati Bahtiar, menyampaikan bahwa diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi pihaknya bersama para guru untuk menyampaikan aspirasi dan membahas berbagai kebutuhan dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.

Ia berharap adanya perhatian dan dukungan berkelanjutan dari para pemangku kepentingan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran, meningkatkan kapasitas guru, serta menyediakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi perkembangan anak.

Menurutnya, sinergi antara Bunda PAUD, guru, orang tua, pemerintah gampong, dan pemerintah daerah sangat penting agar pendidikan anak usia dini di Pango Deah semakin berkualitas.

Musriadi berharap, pertemuan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi untuk memajukan pendidikan PAUD. Ia juga mendorong agar aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan anak, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Banda Aceh yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.(Mar)

 

Exit mobile version