posaceh.com, Banda Aceh – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd., mengajak para orang tua untuk meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan moral sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga dan sekolah.
Menurut Musriadi, hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak ke gerbang sekolah, tetapi menjadi momentum penting membangun komunikasi yang baik antara orang tua, guru, dan lingkungan sekolah.
“Keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga lahir dari sinergi yang kuat antara wali murid, guru, dan lingkungan sekolah. Ketiganya harus berjalan seiring agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi dan berkarakter,” ujar Musriadi, di Banda Aceh, Minggu (12/7/2026).

FOTO/ DOK MPA
Ia menjelaskan bahwa kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah akan memberikan rasa aman, semangat, dan kepercayaan diri bagi anak dalam memulai tahun ajaran baru. Selain itu, kesempatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi awal dengan guru serta mengenal lingkungan sekolah.
Musriadi berharap gerakan mengantar anak pada hari pertama sekolah dapat menjadi budaya positif di Banda Aceh. Menurutnya, keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan akan berdampak pada peningkatan disiplin, motivasi belajar, serta perkembangan karakter anak.
“Anak yang merasakan dukungan penuh dari keluarga dan sekolah akan lebih mudah beradaptasi, memiliki semangat belajar yang tinggi, dan mampu meraih prestasi. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru di sekolah,” tegasnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) juga mengajak seluruh sekolah di Banda Aceh untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dengan para wali murid sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
“Semoga tahun ajaran baru ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan generasi Banda Aceh yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia melalui kolaborasi yang erat antara keluarga, sekolah, dan masyarakat,” tutup Musriadi.(Mar)











