ParlementariaPemko Banda Aceh

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel AW Reses di Lampaseh Aceh, Warga Minta Jalan Diaspal, Drainase Diperbaiki hingga Bantuan Modal Usaha

34
×

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel AW Reses di Lampaseh Aceh, Warga Minta Jalan Diaspal, Drainase Diperbaiki hingga Bantuan Modal Usaha

Sebarkan artikel ini
Warga hadir pada Reses III MP I Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, di Gampong Lampaseh Aceh, Banda Aceh, Kamis (29/10/2026). FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Warga Meuraxa dan Kutaraja Sekitarnya Kota Banda Aceh, menyampaikan beragam aspirasi dalam kegiatan Reses III Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Daniel Abdul Wahab yang berlangsung di halaman Balai Meusapat Gampong Lampaseh, Kamis (29/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga persoalan sosial yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Aspirasi yang disampaikan warga mencakup pengaspalan jalan, pembangunan dan perbaikan saluran drainase, serta pengadaan lampu penerangan jalan. Warga berharap kebutuhan tersebut dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan kualitas Insfrastuktur lingkungan permukiman.

Selain infrastruktur, masyarakat juga meminta perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi, termasuk bantuan modal usaha dan peralatan untuk mendukung aktivitas usaha warga. Bantuan sembako turut menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab menyerap aspirasi warga dalam Reses III MP I di Gampong Lampaseh Aceh, Banda Aceh, Kamis (29/10/2026).
FOTO/ HUMAS DPRK BANDA ACEH

Di sektor sosial dan kemasyarakatan, warga mengangkat persoalan narkoba yang dinilai membutuhkan perhatian bersama. Penanganan persoalan tersebut diharapkan tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga melibatkan upaya pencegahan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Masyarakat turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana masjid serta meunasah, termasuk dukungan terhadap perlengkapan kegiatan adat. Fasilitas keagamaan dan adat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sosial, memperkuat kebersamaan, serta melestarikan tradisi masyarakat setempat.

Berbagai aspirasi tersebut mencerminkan kebutuhan warga yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut penguatan ekonomi keluarga, kehidupan sosial, dan pelestarian budaya lokal.

Melalui kegiatan reses, masyarakat berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah, sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Reses menjadi salah satu ruang bagi anggota legislatif untuk menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung. Karena itu, tindak lanjut terhadap setiap usulan menjadi bagian penting agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

Masyarakat berharap kebutuhan prioritas gampong dapat dipertimbangkan dalam program pembangunan Kota Banda Aceh, sehingga persoalan infrastruktur, ekonomi, dan sosial dapat ditangani secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.(Mar)