posaceh.com, Blangkejeren – Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues sangat mengapresiasi pelaksanaan sejuta Vaksinasi massal Boster yang dimotori oleh Kementerian Agama (Kemenag), PBNU dan Polisi Republik Indonesia (Polri) serta berharap dengan pelaksanaan vaksin ini dapat memotivasi masyarakat untuk mengikuti vaksin Boster dan bagi yang belum melaksanakan vaksin kedua maka segera ikuti vaksin massal.
“Untuk itu, masyarakat tidak usah kuatir lagi terhadap halalnya vaksin mengingat Kemenag sendiri sudah menyelenggarakan vaksin secara massal,diharapkan masyarakat bisa mengikutinya. Pelaksanaan vaksin Boster tersebut,guna mendukung kelancaran aktivitas kita terutama bagi masyarakat yang ingin berpergian keluar Kota,” kata Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, ketika meninjau pelaksanaan sejuta vaksin Boster bersama Kemenag Gayo Lues secara Virtual Oleh Kementerian Agama RI bertempat di Aulla Kantor Kemenag Galus,seperti dilansir dari Propokim Gayo Lues, Kamis (21/4/2022).
Pelaksanaan sejuta vaksin Boster tersebut, selain Wakil Bupati Galus juga dihadiri oleh Dandim 0113 Gayo Lues Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasyetyo SIP,Kapolres Gayo Lues AKBP. Efrianza SIK,Kepala Kemenang Gayo Lues serta Kepala SKPK terkait.
Dandim 0113 Gayo Lues Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo SIP menyampaikan,capaian Boster masih dibawah dibandingkan daerah lain. Untuk itu, diharapkan dengan kegiatan seperti ini,himbau mudik harus mengikuti vaksin Boster ini bisa mendorong peningkatan capaian vaksin.
“Kodim sendiri tidak henti- hentinya menghimbau dan juga mengajak serta melaksanakan vaksin Boster ditengah-tengah masyarakat agar terhindar dari berbagai Corona,” jelas Yudhi.
Hal sama dikatakan Kapolres Gayo Lues AKBP. Efrianza SIK,dan menjelaskan,kegiatan vaksin massal sejuta Boster kerja sama antara Kemenag,PBNU dan Polri,diharapkan dalam pelaksanaannya sehari bisa mendapatkan 500 orang dalam 3 hari bisa mencapai 1500 vaksin.
“Nah terkait Modik masyarakat diharapkan dapat mengikuti vaksin Boster di gerai yang ada,” pungkasnya.
Sementara Kadis Kesehatan Gayo Lues Riadussalihin menyebutkan,capaian vaksin Boster saat ini baru mencapai 11% dan stok vaksin Boster masih mencukupi.
“Dinas Kesehatan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam meningkatkan vaksin Boster, baik dengan TNI dan Polri dan juga kepada pihak lain yang ingin melaksanakan vaksin Boster,” tutupnya. (KG)
