posaceh.com, Kutacane – Wakil Bupati Aceh Tenggara (Agara) Bukhari dan Sekdakab Agara Mhd Ridwan bersama rombongan Dinas Dikbud Agara meninjau langsung Ruang Kelas Belajar Sekolah Dasar (SD) Negeri Lawe Serke yang amblas ke dasar sungai Alas, Senin (9/5/2022).
Dalam kunjungannya ke SD Lawe Serke, Wakil Bupati Agara, hadir selain Sekdakab juga hadir Asisten III Setdakab, Sudirman dan ikut mendampingi Kadis Dikbud, Julkifli, Kadis PUPR, Sadli Desky, Kalaksa BPBD, Nazmi Desky, Kabid SD Disdikbud Agara Ansyari.
Pada kesempatan itu, Wabup Bukhari mengatakan, Abrasi yang sempat merobohkan dan membuat beberapa RKB amblas ke dasar sungai Alas, harus segera dicari solusinya.
Karena, di sekolah yang terletak di kecamatan Lawe Sigalagala tersebut, sedikitnya terdapat 90 siswa SD mulai dari kelas 1 sampai kelas 6, lagi pula sekolah ini merupakan tempat menimba ilmu bagi warga desa di Lawe Kinga Tebing Tinggi, Selamat Indah dan desa Lawe Serke.
Namun, amblasnya beberapa ruang kelas belajar ke dasar sungai beberapa bulan yang lalu, jelas membuat kenyamanan proses belajar mengajar terganggu,apalagi saat ini siswa kelas VI sedang mengikuti Ujian Akhir Sekolah secara serentak di seluruh Aceh Tenggara.
Kepada Kepala BPBD, Nazmi Desky, Kadis Dikbud Julkifli dan Kepala Dinas PUPR, Wakil Bupati Bukahri meminta pimpinan SKPK tersebut membuat telaah dan pengkajian agar aliran sungai bisa dipidahkan lebih jauh ke arah barat lagi, tujuannya agar SD Lawe[i] Serke aman dari hantaman abrasi sungai Alas.
Untuk itu, kata Wabup didampingi Kalaksa Nazmi Desky, dibutuhkan pembangunan beronjong minimal sepanjang seratus meter, agar aliran sungai Alas jangan lagi mengarah ke gedung dan komplek SDN lawe Serke, karena jika dibiarkan dampaknya bisa membuat seluruh RKB amblas dan akhirnya menjadi aliran sungai Alas.
Senada dengan Wakil Bupati,Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Agara Julkifli didampingi Kepala SD Lawe Serke mengatakan sebelum amblas digerus aliran sungai beberapa bulan yang lalu, jarak komplek SD dengan aliran sungai Alas terbilang jauh dan mencapai 1 km.
Namun, sejak debit air naik dan sungai Alas meluap, Ruang Kelas Belajar yang sebelumnya aman dari jangkauan abrasi, malah amblas dan saat ini telah menjadi aliran sungai Alas, agar abrasi tak meluas lagi menerjang RKB lainnya yang masih utuh, Kadis Dikbud Julkifli didampingi Kabid SD, Ansyari berharap agar pemerintah segera membangun tanggul pengaman atau setidaknya sebagai langkah sementara, meluruskan aliran sungai Alas yang memutar ke arah timur sejauh 1 km tersebut.(Ilyas/Rel)











