Nasional

Video Kok Mobil Bisa Tiba-tiba Mati di Tengah Rel Kereta

20
×

Video Kok Mobil Bisa Tiba-tiba Mati di Tengah Rel Kereta

Sebarkan artikel ini
Honda Prelude. FOTO/Honda Prospect Motor

posaceh.com, Jakarta – PT Honda Prospect Motor akan mengirimkan Prelude ke garasi konsumen pada akhir Mei 2026. Harga dari sedan sport coupe hybrid itu juga resmi diumumkan Rp 974.900.000.

Honda Prelude sudah bisa dipesan mulai Januari 2026. Honda menyebut sudah mengantongi pemesanan sebanyak 260 unit.

Tingginya permintaan juga terlihat dari sebaran pemesanan yang tidak hanya datang dari kota-kota besar di Pulau Jawa, tetapi juga dari berbagai wilayah lain seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, hingga Makassar.

Pada awal pembukaan pemesanan, 100 unit alokasi awal Honda Prelude habis dalam waktu 3 hari. Menyusul tingginya permintaan tersebut, Honda kemudian menambah alokasi menjadi 150 unit untuk tahun 2026.

“Kami berterima kasih atas antusiasme konsumen terhadap Honda Prelude melampaui ekspektasi kami. Penerimaan yang sangat baik terhadap Honda Prelude mencerminkan bahwa arah pengembangan produk Honda ke depan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen. Model ini menjadi representasi dari pendekatan elektrifikasi Honda yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter berkendara yang menjadi ciri khas kami,” kata President Director PT Honda Prospect Motor dalam keterangan resminya dikutip Selasa (28/4/2026).

“Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, Honda akan terus mengembangkan produk elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan karakter Honda antara performa, pengalaman berkendara, dan efisiensi, sesuai dengan perkembangan kebutuhan konsumen di Indonesia,” tambah dia.

Menyoal harga, PT Honda Prospect Motor mengumumkan kisaran harga untuk Honda Prelude di bawah Rp 1 miliar. Saat ini, harga resmi untuk model ini diumumkan sebesar Rp 974.900.000 (OTR Jakarta dan kepemilikan mobil pertama).

Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian jatah Honda Prelude. Sedan kencang tersebut masih berstatus impor utuh atau CBU (completely built up) dari negara asalnya di Jepang.

Prelude mengandalkan sistem hybrid Honda e:HEV yang dipadukan dengan inovasi Honda S+ Shift. Teknologi itu menghadirkan sensasi perpindahan gigi virtual 8-percepatan meski penggerak utamanya berasal dari motor listrik.

Kendaraan tersebut ditanamkan mesin bensin 2.0 liter in-line 4-cylinder yang dikombinasikan dengan sistem hybrid Honda e:HEV Strong Hybrid System. Mesin bensin menghasilkan tenaga 137 dk, sementara motor listriknya menyumbang 181 dk.(Muh/*)