Nasional

Usul Penundaan Pemilu 2024, Cak Imin Mengaku Belum Bahas Khusus dengan Jokowi

1565
Cak Imin. ©2019 Liputan6.com

posaceh.com, Jakarta – Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku akan menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo terkait usulan penundaan pemilu. Namun, sampai saat ini politikus yang akrab disapa Cak Imin ini belum bicara secara khusus.

Saat ini, Cak Imin baru menggulirkan isu penundaan pemilu kepada partai-partai politik.

“Malah kita baru mengusulkan ke publik, kemudian ke partai-partai, baru ke Pak Jokowi nanti,” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Namun, Cak Imin juga mengaku belum menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo terkait usul penundaan Pemilu. Dia telah bertemu dengan Jokowi di sela pembukaan Inter-Parliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings ke-144 di Bali, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Jokowi belum bicara terkait penundaan pemilu. Bicara secara khusus dengan mantan gubernur DKI Jakarta juga belum pernah.

“Enggak ada komen apa-apa. Belum belum pernah ngobrol khusus soal itu,” kata Cak Imin.

Istana Tegaskan Jokowi Taat Konstitusi Soal Penundaan Pemilu: Jangan Diutak-atik

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini menyebut, pernyataan Presiden Joko Widodo terkait penundaan pemilu tidak usah di utak-atik. Menurutnya, sikap kepala negara sudah jelas yaitu taat kepada konstitusi.

Hal ini menanggapi pendapat yang menganggap pernyataan Presiden Jokowi soal pemilu diundur seperti kalimat bersayap.

“Itu pikiran yang bersayap dari sebagian pihak yang disebutkan itu. Statemen Presiden sudah diucapkan, berarti sudah dapat dipahami. Tidak usah utak-atik gatuk,” katanya kepada wartawan, Senin (7/3).

Faldo mengajak semua pihak melihat pernyataan Presiden Jokowi sebagai konstruksi kenegaraan.

“Saya kira kita berada dalam sebuah konstruksi kenegaraan. Jadi, ini harus dilihat dalam kerangka kenegaraan, jangan maunya Presiden, pengennya gini dan gitu dari elite-elite,” ucapnya.

Menurutnya, pernyataan Presiden Jokowi merespons penundaan pemilu tak perlu dikembangkan. Orang nomor satu di Indonesia itu sudah jelas bersikap.

“Saya kira tidak perlu dikembang-kembangkan lagi. Presiden sudah jelas bersikap. Jangan sampai, ada yang bikin imajinasi, kaget sama imajinasinya, terus marah sama imajinasinya sendiri. Kan aneh,” ujar Faldo.

Mahfud MD Tegaskan Jokowi Tak Ingin Pemilu 2024 Ditunda

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, sikap Presiden Joko Widodo sudah jelas terhadap wacana penundaan Pemilu. Presiden Jokowi tetap ingin Pemilu 2024 digelar sesuai jadwal.

Setelah tanggal pemungutan suara diputuskan pada 14 Februari 2024, Jokowi memberikan perintah kepada Menko Polhukam dan Mendagri. Jokowi ingin instrumen yang diperlukan untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 disiapkan.

“Presiden menekankan kembali kepada saya selaku Menko Polhukam dan Mendagri agar betul-betul menyiapkan semua instrumen yang diperlukan untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak 2024,” ujar Mahfud dalam YouTube Kemenko Polhukam RI, Senin (7/3).

Sikap Jokowi sudah jelas tidak ingin Pemilu 2024 ditunda. Maka itu, Mahfud meminta semua pihak tidak lagi mendesak-desak Jokowi untuk menunda Pemilu 2024.  (merdeka.com)

Exit mobile version