posaceh.com, Banda Aceh – Universitas Iskandar Muda (Unida) Banda Aceh, kirimkan 54 mahasiswa/i untuk mengikuti praktikum sosial di PT Ujong Neubok Dalam (UND), yang berlokasikan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya selama selama 4 hari. Keberangkatan ke 54 mahasiswa dan mahasiswi tersebut, menggunakan 5 unit mobil angkutan umum, jenis KIA PREGIO dari Kampus Unida Banda Aceh, Surien, Rabu (4/1/2023) pagi.
Mahasiswa tersebut, berasal dari program studi Pembangunan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unida. Praktikum sosial tersebut, bertujuan untuk melaksanakan kurikulum kampus merdeka. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa/i itu juga didampingi oleh 3 dosen Fisipol Unida.
Sebelum melakukan keberangkatan, Dosen sekaligus koordinator praktikum sosial Onal Safrizal SH MH mengarahkan kepada
mahasiswa untuk membentuk 5 kelompok dengan jumlah perkelompoknya sejumlah 10 orang. Hal itu dilakukan, untuk mempermudahkan dalam pemberian arahan lainnya.
FOTO/ WAHYU DESMI
Kemudian, setelah terbentuknya ke 5 kelompok tersebut, mahasiswa/i diarahkan untuk segera menaiki mobil angkutan yang telah disediakan pihak kampus. Setelah itu, ke 5 mobil yang berisikan para mahasiswa/i Fisipol Unida tersebut, langsung berangkat meninggalkan halaman kampus menuju Nagan Raya sekitar pukul 09.00 Wib.
Pada kesempatan itu, Dekan Fisipol Unida Dr T Syarifuddin M Si juga mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut untuk melaksanakan kurikulum merdeka yang diselenggarakan oleh pihak kampus.
I”Setiap mahasiswa, wajib mengikuti pelaksanaan kegiatan tersebut,” ucapnya.
“Pelaksanaan kegiatan tersebut, juga untuk memberikan pemahaman bagi mahasiswa, tentang apa itu yang namanya praktikum sosial,” kata Dekan Fisipol itu, kepada wartawan posaceh.com.
Ia menuturkan, pelaksanaan kegiatan tersebut, juga bagian dari penelitian bagi mahasiswa Fisipol Unida dan juga sebagai acuan mahasiswa dalam membuat serta menyelesaikan proposal dan skripsi.
“Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan bisa mengambil pelajaran penting dalam menyelesaikan tugas akhirnya,” pungkas Syarifuddin. (Wahyu Desmi)
