Internasional

Tsunami Rusia Melalui Hawaii Menuju Pantai Barat Amerika Serikat

483
Ribuan kendaraan berusaha meninggalkan Kota Honolulu, Hawaii, khawatir tsunami menghantam wilayah itu, Rabu (30/7/2025). FOTO/SCREENSHOT

posaceh.com, MOskow – Gelombang tsunami telah mencapai Pantai Barat Amerika Serikat pada Rabu (30/7/2025) dini hari di pesisir Washington, Oregon, California hingga Alaska.

Gelombang tsunami lebih dulu tiba di Hawaiii dengan ketinggian sekitar 1,5 meter. Sejauh ini tinggi gelombang yang tercatat yakni Arena Cove, California sekitar 0,44 meter, Crescent City, California sekitar 0,42 meter dan Monterey, California sekitar 0,42 meter

Badan bencana AS hingga kini belum mencabut peringatan tsunami untuk wilayah pantai California, Teluk San Francisco, pesisir Oregon, dan pesisir Washington, demikian dikutip CNN.

Gelombang tsunami juga sudah mencapai wilayah Alaska, AS, tepatnya Kepulauan Aleutian. Menurut laporan CNN, gelombang pasang setinggi 1 kaki mulai mecapai Pulau Amchitka, Alaska, sekitar Selasa (29/7) pukul 17.14 petang waktu AS.

Aparat berwenang juga menyarankan agar masyarakat menjauh dari pantai, pelabuhan, dan dermaga hingga peringatan tsunami dicabut. Gempa dengan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia.

Pusat gempa dilaporkan sekitar 136 kilometer timur Petropavlovsk di semenanjung Kamchatka dengan kedalaman 19 kilometer. Guncangan itu menjadi gempa terbesar di dunia sejak 2011, dan terkuat di Kamchatka sejak 1952.

Gempa tersebut memicu tsunami di beberapa wilayah Rusia dan peringatan tsunami di sejumlah negara Pasifik termasuk Hawaii di Amerika Serikat, Jepang, Indonesia, hingga Korea Selatan.

Sejumlah badan bencana memprediksi gelombang di Rusia bisa mencapai tiga meter, sementara di Hawaii sekitar 1,5 meter. Data Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS mencatat ketinggian air di atas sekitar 1,3 meter di Haleiwa, pantai utara Pulau Oahu, Hawaii.

Mereka juga menyatakan publik mungkin akan menyaksikan permukaan air naik dan turun saat lebih banyak gelombang mendekat. Menurut rekaman beberapa bagian garis pantai Hawaii mulai menyaksikan permukaan air laut surut saat gelombang tsunami mendekati kepulauan.

Beberapa webcam dari pulau Kauai dan Oahu menunjukkan permukaan air turun secara signifikan dalam satu jam terakhir, demikian dikutip CNN. Pihak berwenang di Oahu meminta warga segera mengambil tindakan menyusul gelombang yang kian dekat.

“Gelombang tsunami saat ini sedang melanda Hawaii,” demikian pernyataan Badan Manajemen Darurat di X. Pihak berwenang di Hawaii juga telah meminta warga yang tinggal di pesisir untuk segera mencari tempat yang lebih tinggi karena potensi tsunami.

Pantai-pantai dan sebagian besar tempat wisata ditutup dan membuat sebagian besar turis terdampar di penginapan mereka. Seorang turis dari Florida AS, Jeffrey Booker, bercerita acara liburan dia dan keluarga terpaksa batal setelah menerima notifikasi peringatan tsunami dan perintah evakuasi di ponsel mereka.

“Kami hendak mengunjungi Taman Nasional Vulkanik Hawaii ketika kami menerima peringatan tsunami dari ponsel kami,” kata Booker kepada CNN. Sejumlah tur kapal pesiar juga dibatalkan imbas situasi ini. Penjaga pantai Hawaiii bahkan meminta seluruh kapal yang berlabuh untuk segera meninggalkan pelabuhan.

“Seluruh pelabuhan telah ditutup bagi kapal-kapal yang hendak berlabuh. Kapal yang transit di teritorial Hawaii atau hendak berlabuh di pelabuhan harus tetap berada offshore sampai peringatan selanjutnya keluar,” bunyi pernyataan penjaga pantai.

Sejumlah penerbangan menuju Hawaii pun dialihkan, ditunda, hingga dibatalkan.

Sejumlah foto dirilis CNN juga memperlihatkan kemacetan terjadi di ibu kota Honolulu menyusul orang-orang yang berusaha menjauhi pesisir pantai dan mencari tempat evakuasi yang aman.

Gempa dengan magnitudo 8,7 mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia. Pusat gempa dilaporkan sekitar 136 kilometer timur Petropavlovsk di semenanjung Kamchatka dengan kedalaman 19 kilometer.

Guncangan itu menjadi gempa terbesar di dunia sejak 2011, dan terkuat di Kamchatka sejak 1952. Gempa tersebut memicu tsunami di beberapa wilayah Rusia dan peringatan tsunami di sejumlah negara Pasifik termasuk Hawaii di Amerika Serikat, Jepang, Indonesia, hingga Korea Selatan.(Muh/*)

Exit mobile version