News

Transit Tangse Gowes Perdana di Banda Aceh dan Aceh Besar

2115
×

Transit Tangse Gowes Perdana di Banda Aceh dan Aceh Besar

Sebarkan artikel ini
FOTO/ DOK TRANSIT TANGSE Komunitas persaudaraan Transit Tangse gowes perdana bertajuk Etape Kutaraja Aceh Rayeuk, Minggu (6/9/2020).

POSACEH.BANDA ACEH – Komunitas persaudaraan Transit Tangse menggelar gowes perdana bertajuk Etape Kutaraja Aceh Rayeuk, Minggu (6/9/2020).

Muhammad Kasem salah seorang inisiator Transit Tangse yang akrab disapa Mukas Abu kepada Pos Aceh menyebutkan bahwa komunitas ini awalnya ada sebuah group whatsapp yang kemudian berkembang menjadi forum silaturahmi berbentuk komunitas yang sebagian anggota nya berasal dari Tangse, Pidie.

“Kita mulai dari diskusi aplikasi pesan lintas platform, kemudian teman-teman memulai gowes pra perdana dengan melakukan napak tilas perjuangan Tgk Chik Maad Muda di Alue Bhot Tangse,” kata Mukas Abu.

Sebagaimana diketahui Tgk Chik Ma’ad Muda adalah pelanjut akhir dari pahlawan nasional Tgk Chik Di Tiro. Maad Muda syahid di medan tempur Tangse pada 3 Desember 1911.

Dalam jelajah sepeda Transit Tangse etape perdana ini mengambil jalur start di Lampaseh Kota, seterusnya Ulee Lheue, Lamlhom dan berakhir finish di Pantai Momong Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Dengan jarak jelajah mencapai 21 Km ditempuh selama lebih kurang 2,5 jam dengan titik pemberhentian antara lain di Pelabuhan Ulee Lheue, Masjid Rahmatullah Lampuuk dan Eky’s Momong Resort.

“Alhamdulillah berjalan lancar jelajah gowes hari ini, Insya Allah kita agendakan bulan depan di Tangse yang akan diikuti juga nantinya berbagai komunitas lain,” kata Mukas.

Transit Tangse selain sebuah komunitas sepeda juga akan mengambil peran mempromosikan wisata Tangse Mane dan Geumpang dan sekaligus menjadi mitra pemerintah untuk memperkenalkan potensi daerah seperti kopi Tangse dan lainnya.

Komunitas ini terbuka keanggotaan untuk seluruh warga Indonesia yang ingin berpartisipasi mempromosikan daerah Tangse dan ikut ambil bagian dari kegiatan di daerah pendalaman dataran tinggi di Pidie ini.

“Kita berikhtiar bisa memberikan sumbang saran pikiran dan kegiatan sekecil apapun untuk Tangse dan Pidie tentunya,” pungkas Mukas Abu. (Bghas)