EkbisNasional

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Q Modellista, Irit hingga 27 Km/L tapi Masih Ada Kekurangan

21
×

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Q Modellista, Irit hingga 27 Km/L tapi Masih Ada Kekurangan

Sebarkan artikel ini
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Q Modellista mencatat konsumsi BBM hingga 27 km/l, tetapi masih memiliki kekurangan berupa inden. FOTO/Pinterest

posaceh.com, Jakarta – Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Q Modellista menjadi varian tertinggi atau flagship dari lini Toyota Zenix di Indonesia.

MPV hybrid ini menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, efisiensi bahan bakar, performa, akomodasi luas, serta garansi baterai yang panjang.

Namun, Innova Zenix Hybrid masih memiliki satu kekurangan yang perlu dipertimbangkan calon konsumen, yakni waktu tunggu atau inden.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menggunakan teknologi hybrid Toyota yang telah dikembangkan dan diterapkan secara global selama puluhan tahun. Dalam video Grid Auto, teknologi elektrifikasi Toyota disebut memiliki perjalanan panjang yang dimulai dari Toyota Prius pada 1997.

Pengalaman panjang tersebut menjadi salah satu nilai yang dianggap membuat sistem hybrid Toyota telah matang. Teknologi serupa kemudian diterapkan pada berbagai model, termasuk Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.

Salah satu keunggulan utama yang disorot adalah efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan pengujian Grid Auto, Innova Zenix Hybrid mampu mencatatkan konsumsi BBM 19,2 km per liter pada rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km per jam.

Pengujian tersebut dilakukan dalam kondisi lalu lintas yang cukup padat dan banyak menghadapi situasi stop and go. Angka tersebut menjadi salah satu bukti kemampuan sistem hybrid Zenix dalam menjaga efisiensi ketika digunakan di perkotaan.

Konsumsi BBM Tembus 24,9 Km per Liter

Efisiensi Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid juga diuji dalam berbagai kondisi berkendara. Pada rute tol dengan kecepatan rata-rata 90 km per jam, MPV hybrid ini mencatatkan konsumsi bahan bakar 18,8 km per liter.

Sementara dalam pengujian rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km per jam, konsumsi BBM yang dicatat mencapai 24,9 km per liter.

Menurut penjelasan dalam video, angka tersebut bahkan dapat meningkat ketika mobil digunakan pada kecepatan sekitar 60 km per jam. Konsumsi bahan bakarnya disebut dapat mencapai kisaran 27 km per liter.

Catatan tersebut membuat Innova Zenix Hybrid memiliki tingkat efisiensi yang menarik untuk sebuah MPV besar. Mobil ini tetap menawarkan kapasitas penumpang enam hingga delapan orang, tergantung konfigurasi kursi yang dipilih.

Selain efisiensi, sistem hybrid Toyota juga diklaim mampu memberikan performa yang baik. Sistem tersebut dapat menyesuaikan penggunaan mesin bensin dan motor listrik berdasarkan kebutuhan kendaraan.

Ketika mobil membutuhkan akselerasi lebih kuat atau menghadapi tanjakan, mesin bensin dan motor listrik dapat bekerja secara bersama-sama.

Sementara dalam kondisi tertentu, sistem dapat menggunakan sumber tenaga sesuai kebutuhan berkendara.

Grid Auto menyebut Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sebagai Kijang tercepat yang pernah mereka uji.

Artinya, teknologi hybrid pada MPV ini tidak hanya berorientasi pada penghematan bahan bakar, tetapi juga mendukung performa akselerasi.

Akomodasi Luas Meski Menggunakan Baterai Hybrid

Keunggulan lain Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid adalah sektor akomodasi. Kehadiran sistem hybrid tidak banyak mengorbankan ruang kabin karena baterai ditempatkan di bawah bangku baris pertama.

Penempatan tersebut membuat ruang kepala dan ruang kaki tetap lega. Khusus varian Q Modellista sebagai varian flagship, mobil ini dilengkapi kursi dengan fitur electric reclining, electric leg support, serta arm rest.

Kabin yang lapang menjadi salah satu karakter Toyota Kijang dan tetap dipertahankan pada Innova Zenix generasi ini. Mobil dirancang untuk mengakomodasi penumpang sekaligus membawa barang.

Faktor lain yang menjadi nilai tambah adalah garansi baterai hybrid. Toyota memberikan garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Garansi tersebut disebut memberikan ketenangan bagi konsumen yang mempertimbangkan penggunaan kendaraan hybrid dalam jangka panjang. Cakupan layanan Toyota yang disebut tersedia dari Aceh hingga Papua juga menjadi bagian dari pertimbangan yang disorot dalam video.

Toyota juga memiliki pilihan kendaraan hybrid yang cukup beragam di Indonesia. Mulai dari SUV seperti Yaris Cross Hybrid dan Corolla Cross Hybrid, sedan Corolla Altis Hybrid dan Camry Hybrid, hingga MPV seperti Alphard Hybrid dan Vellfire Hybrid.

Namun, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bukan tanpa kekurangan. Salah satu hal yang disorot adalah waktu inden yang masih terjadi di sejumlah dealer.

Tingginya minat konsumen membuat sebagian calon pembeli perlu menunggu untuk mendapatkan unit. Kondisi tersebut dapat menjadi kekurangan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan dalam waktu cepat.

Secara keseluruhan, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, teknologi hybrid yang telah lama dikembangkan Toyota, performa, kabin lapang, dan garansi baterai panjang.

Bagi konsumen yang mencari MPV hybrid, waktu tunggu menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.(Muh/*)