EkbisInternasionalNasional

Timur Tengah Kian Memanas, Rupiah Melemah ke Rp 15.600 Per Dollar AS

987
×

Timur Tengah Kian Memanas, Rupiah Melemah ke Rp 15.600 Per Dollar AS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi rupiah, uang rupiah.(PIXABAY/MOHAMAD TRILAKSONO)

posaceh.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot dibuka melemah pada Senin (7/10/2024). Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu pemicunya. Mengacu pada data Bloomberg, nilai tukar rupiah pada pukul 09.10 WIB berada di level Rp 15.645 per dollar AS.

Rupiah melemah 160 poin atau 1,03 persen dari posisi penutupan pekan lalu. Selaras dengan pelemahan tersebut, indeks dollar AS terpantau menguat. Mengacu pada data Investing, “greenback” terpantau menguat di kisaran 102,21 pada pagi hari ini.

“Konflik kelihatannya terus berlanjut dengan Israel diketahui menyusun rencana untuk melakukan penyerangan, apalagi setelah negaranya Kembali diserang oleh Iran,” kata dia kepada Kompas.com, Senin. Selain itu, ketidakpastian arah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), juga memicu pelemahan rupiah.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah menjadi salah satu sentimen yang mendorong penguatan dollar AS.

Memanasnya konflik antara Israel dengan Hizbullah dan Iran membuat investor kembali memburu aset safe haven.

Sejumlah data teranyar menunjukan, kinerja ekonomi Negeri Paman Sam masih terjaga, sehingga ekspektasi penurunan suku bunga The Fed yang lebih besar kembali turun. “Kondisi yang masih bagus ini bisa mendorong The Fed untuk mengurungkan kebijakan pemangkasan suku bunga yang lebih besar,” katanya. Dengan berbagai sentimen tersebut, Ariston memproyeksi nilai tukar rupiah kembali terdepresiasi pada hari ini.