posaceh.com. Shenzhen – Timnas Indonesia U-20 gagal total di Piala Asia 2025 yang digelar di negeri Tirai Bambu, China. Seusai kalah dua kali secara beruntun di Grup C dari Iran dan Uzbekistan, ternyata juga gagal mengalahkan tim terlemah Yaman yang merupakan negara termiskin di jazirah Arab.
Timnas Indonesia U-20 harus puas bermain imbang 0-0 lawan Yaman pada pertandingan terakhir Grup C di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, Rabu (19/2/2005 ) malam WIB.
Bahkan, Yaman langsung tampil menggebrak sejak menit awal dan menit ketiga Yaman sudah mampu mengancam gawang Indonesia lewat sontekan Adel Abbas. Namun sontekannya masih melenceng di sisi kanan gawang Indonesia.
Pada menit ke-38, Yaman kembali mengancam gawang Indonesia melalui sontekan Esam Abdulatef Radman, namun masih melenceng dari sisi kiri gawang Indonesia. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol yang tercipta.
Di awal babak kedua, Yaman kembali mengambil inisiatif untuk melancarkan serangan lewat umpan-umpan silang. Pada menit ke-49 Yaman pun mampu mengancam gawang Indonesia lewat sundulan.
Namun sundulan pemain Yaman masih bisa diamankan kiper Indonesia. Di menit ke-51 Indonesia mendapatkan tendangan bebas, tetapi masih terlalu jauh dari kotak penalti Yaman.
Tendangan bebas dieksekusi oleh Toni Firmansyah dan berhasil mengancam gawang Yaman, sayangnya melambung di atas mistar gawang Yaman.
Pada menit ke-54 Indonesia kembali memberikan ancaman kepada Yaman lewat permainan open play, tetapi finishing Marselinus Ama Ola masih bisa ditangkap kiper Yaman.
Di menit ke-59 Yaman mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. melalui sundulan, tetapi dengan mudah diantisipasi bek Indonesia.
Pada menit ke-63 Timnas Indonesia U-20 berhasil menciptakan peluang lewat tembakan akurat Marselinus Ama Ola yang mengarah ke gawang yang berhasil ditangkap kiper Yaman.
Di menit ke-69 Yaman lagi-lagi mengancam pertahanan Indonesia, lewat sontekan Adel. Hingga pertandingan berakhir Yaman terus meneror pertahanan Indonesia. Meski akhirnya pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Hasil imbang ini membuat Indonesia tetap di posisi ketiga klasemen akhir Grup C Piala Asia U-20 2025 dengan mengoleksi satu poin. Sedangkan Yaman finis di posisi juru kunci klasemen Grup C dengan mengemas satu poin.
Poin pelipur lara ini sekaligus mengakhiri kiprah Timnas U-20 yang ditargetkan lolos babak kualifikasi Piala Asia 2025 dan masuk empat besar untuk masuk Piala Dunia U-20.
Tetapi, target yang dicanangkan gagal diwujudkan oleh pelatih Indra Sjafri yang telah menunjukkan kegagalan sejak Mandiri Challenge Series 2025 yang diikuti empat negara. Timnas U-20 hanya mampu mengalahkan tim terlemah India, dua lainnya kalah dari Suriah dan Yordania.
Berkaca dari kekalahan itu sejak Shin Tae-yong dipecat PSSI, maka makin menunjukkan betapa pentingnya pria asal Korea Selatan itu dalam memajukan persepakbolaan Indonesia secara berjenjang.
Kekalahan Timnas U-20 ini bukan tidak mungkin menjalar ke timnas senior yang akan menghadapi lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2026 mulai bulan depan. Semoga saja tidak!(Muh/*)
Susunan Pemain:
Timnas Indonesia U-20 XI: Muhammad Mufli Hidayat, Fitrah Maulana, Kadek Arel, Fava Sheva, Sulthan Zaky, Dony Tri; Marselinus Ama Ola, Welber Halim, Toni Firmansyah, Arlyansyah Abdulmanan; Jens Raven
Yaman XI: Osamah Ali Mokref; Mohamed Wahib, Mohamed Naji, Ahmed Mustafa; Anwar Hussein, Esam Abdulatef, Mohammed Khaled, Abdullah Khaled; Abdulaziz Awadh, Abdulrahmad Abdulnabi, Adel Abbas
