InternasionalOlahraga

Timnas Indonesia Dibantai Jepang 4-0, Fokus Hadapi Arab Saudi 19 November 2024

952
×

Timnas Indonesia Dibantai Jepang 4-0, Fokus Hadapi Arab Saudi 19 November 2024

Sebarkan artikel ini
Penjaga gawang Jepang Zion SUZUKI memblokir tendangan pemain Timanas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam. FOTO/THE YOMIURI SHIMBUN

posaceh.com, Banda Aceh – Timnas Indonesia menuai hasil buruk saat melakoni pertandingan melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam. Matchday kelima Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu Timnas dibantai Jepang 4-0 tanpa balas.

Pertandingan yang berlangsung seimbang pada awal babak pertama, bahkan Timnas sempat memiliki sejumlah peluang melalui striker Rafael Struick, tetapi gagal menghasilkan gol. Ada dua peluang didapat, seperti Rafael tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Jepang, tetapi berhasil dihalau pemain Jepang.

Petaka muncul pada babak pertama menit ke-35, Jepang yang melakukan serangan apik dari bawah berhasil menembus garis pertahanan Timnas Indonesia. Bola melambung dari sayap kanan Timnas membuat terjadinya kemelut di depan gawang,

Pemain Timnas Justin Hubner yang mendapat tekanan dari pemain Jepang, awalnya berusaha menghalau bola, tetapi masuk ke gawang sendiri yang dijaga Marten Paes pada menit ke-35. Timnas yang berusaha menyamakan kedudukan, malahan mendapat tambahan gol melalui serangan balik cepat Jepang.

Ribuan suporter menyemangati Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam. FOTO/THE YOMIURI SHIMBUN

Takumi Minamino yang mendapat kawalan tempat pemain Timnas, berhasil melepaskan diri untuk melepaskan tembakan ke gawang yang membuahkan gol pada menit ke-40. Sampai wasit meniupkan pluit babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol.

Memasuki babak kedua, Timnas berusaha mengejar ketertinggalan dengan melakukan serangkaian serangan. Tetapi, ketatnya pertahanan Jepang, serangan Timnas dapat dipatahkan, apalagi pemain Timnas banyak melakukan kesalahan dalam operan atau sering kalah dalam perebutan bola.

Pada awal babak pertama, Marten Paes melakukan kesalahan fatal saat akan mengoper bola ke pemain yang melaju ke pemain Jepang Hidemasa Morita. Setelah melewati satu pemain Timnas, Morita melepaskan tembakan keras yang membobol gawang yang dijaga Marten Paes pada menit-49, padahal Jay Izdes sudah berusah menahan bola, tetapi gagal.

Pemain Jepang Kaoru Mitoma berebut bola dengan pemain Timnas Kevin Diks pada pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (15/11/2024). FOTO/AFP

Timnas juga memiliki sejumlah peluang pada babak kedua, tetapi selalu berhasil dipatahkan pemain Jepang. Serikali, operan sayap pemain Timnas melambung jauh dari koleganya yang telah siaga di depan gawang Jepang. Atau juga peluang Pratama Arham yang mendapat umpan dari Rafael Struick, tembakannya lemah, sehingga dengan mudah ditangkap kiper Jepang bernama Suzuki.

Jepang juga terus menekan pertahanan Timnas Indonesia dan melalui sebuah serangan cepat dari sayap kiri gawang Indonesia, Yukinari Sugawara melepaskan tembakan keras dari sudut sempit, tetapi berhasil menjebol gawang Marten Paes pada menit ke-69.

Jepang juga memiliki sejumlah peluang, tetapi tidak berhasil menambah gol sampai wasit meniupkan pluit tanda pertandingan babak kedua sudah berakhir. Dengan hasil ini, maka Jepang tetap memimpin Grup C dengan 13 poin, sedangkan Indonesia tetap menjadi juru kunci dengan poin 3 hasil tiga kali seri dan dua kali kalah.

Sementara itu, Ricky Ridho yang diwawancari media seusai pertandingan mengatakan pihaknya akan fokus menghadapi Arab Saudi untuk meraih poin penuh 3. Tetapi, dia menjelaskan evaluasi harus segera dilakukan untuk memperbaiki kekurangan saat melawan Jepang.

Ricky Ridho mengatakan tidak seharusnya sampai kalah 4-0. “Kami sudah bermain maksimal dan seharusnya tidak sampai kalah 4-0,” katanya. Dia berharap saat melawan Arab Saudi akan dapat meraih 3 poin, sehingga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Dengan kekalahan ini, maka laga menghadapi Arab Saudi akan menjadi partai hidup mati, bagi Timnas Indonesia. Jika kalah, pelaung lolos secara langsung akan semakin sulit, termasuk bersaing di ronde keempat juga akan menjadi terkendala.

Pertandingan kali ini, Timnas akan bertindak sebagai tuan rumah di SUGB dan selepas itu timnas kembali akan berlaga pada tahun 2025.

Usai menghadapi Jepang di SUGBK, Timnas masih menyisakan tiga laga kandang dan dua laga tandang. Adapun tiga laga kandang di antaranya menghadapi Arab Saudi pada 19 November 2024.

Laga ini bisa dikatakan wajib dimenangkan anak asuh STY jika ingin bersaing setidaknya di peringkat empat besar. Pada laga beriktnya menghadapi Australia, Bahrain dan China akan menjadi laga penentuan dan untuk itu tak ada lagi kata kehilangan poin di kandang sendiri.(Muh)