News

TDA Entrepreneur Bekasi Bersama Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Penyintas Banjir Aceh

24
×

TDA Entrepreneur Bekasi Bersama Rumah Zakat Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Penyintas Banjir Aceh

Sebarkan artikel ini
Rumah Zakat berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal untuk menggerakkan kembali usaha Bireuen. FOTO/*

posaceh.com, Aceh — TDA Entrepreneur Bekasi bersama Rumah Zakat menyalurkan bantuan modal usaha kepada penyintas banjir di Kabupaten Bireuen dan Kota Langsa, Aceh.

Bantuan ini diberikan sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi masyarakat setelah terdampak bencana.

Sebanyak 10 penerima manfaat mendapatkan bantuan yang tersebar di Desa Kubu, Desa Pante Lhong, dan Desa Samalanga, Kabupaten Bireuen, serta Kelurahan Paya Bujok Tunong dan Desa Blang Seunibong, Kota Langsa.

Bantuan modal usaha diberikan kepada warga penyintas banjir yang memiliki usaha maupun rencana pengembangan usaha.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mereka kembali menjalankan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kemandirian setelah terdampak bencana.

Melalui program ini, TDA Entrepreneur Bekasi, Kamis (1/10/2026) bersama Rumah Zakat berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal untuk menggerakkan kembali usaha, memenuhi kebutuhan keluarga, serta mendukung proses pemulihan pascabanjir.

Perwakilan Rumah Zakat menyampaikan bahwa bantuan modal usaha menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Dukungan tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan selama masa darurat, tetapi juga untuk membantu membangun ketahanan ekonomi warga terdampak bencana.

Sementara itu, TDA Entrepreneur Bekasi menyampaikan komitmennya untuk terus berkolaborasi dalam program sosial dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaku usaha kecil yang terdampak kondisi darurat.

Kolaborasi TDA Entrepreneur Bekasi bersama Rumah Zakat menjadi wujud kepedulian dalam mendukung masyarakat Aceh yang terdampak banjir.
Dengan adanya bantuan modal usaha dan dukungan dari berbagai pihak, para penerima manfaat diharapkan dapat kembali mengembangkan aktivitas ekonomi secara bertahap dan membangun kemandirian setelah bencana.

Dukungan terhadap pemulihan ekonomi menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabanjir agar masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga kembali memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.(Muh/*)