Nasional

Tak Masalah Orang Tak Berdonasi tapi Pertanyakan Donasi Palestina, UAH: Yang Penting Jangan Buat Gaduh

1970
×

Tak Masalah Orang Tak Berdonasi tapi Pertanyakan Donasi Palestina, UAH: Yang Penting Jangan Buat Gaduh

Sebarkan artikel ini
Ustaz Adi Hidayat tak mau ada pihak yang menjadikan donasi untuk Palestina sebagai bahan membuat kekacauan dan keributan di media sosial. /Kolase Pixabay/geralt dan instagram.com/@adihidayatofficial

posaceh.com, Jakarta – Ustaz Adi Hidayat tidak mempermasalahkan pihak yang tidak berdonasi untuk Palestina, tetapi mempertanyakan audit donasi tersebut.

Asalkan, dia meminta pihak-pihak yang mempertanyakan tidak membuat kegaduhan apalagi hingga menimbulkan perpecahan.

Hal itu disampaikan dalam keterangan resmi penyampaian bukti-bukti transfer donasi di kanal Youtube resminya, Senin 1 Juni 2021.

Ustaz Adi Hidayat menekankan bahwa dia ingin donasi tersebut dipahami sebagai donasi ‘dari’ rakyat Indonesia, bukan ‘seluruh’ rakyat Indonesia.

“Tapi saya ingin ini dipahami sebagai donasi dari rakyat Indonesia, awas loh ya jangan salah kutip, jangan salah sebut, saya tidak pernah katakan ‘seluruh rakyat Indonesia’,” ujarnya, dikutip posaceh.com dari halaman pikiran rakyat.com

Ustaz Adi Hidayat pun menyoroti pihak-pihak yang memberikan pernyataan bahwa donasi tersebut merupakan dari ‘seluruh’ rakyat Indonesia, sehingga berhak bertanya mengenai transparansinya.

“Sebentar, yang saya tuliskan rakyat Indonesia, dan saya tuliskan di papan donasi. Artinya, rakyat yang berdonasi, dan kepada rakyat inilah saya memberikan laporan, dan yang lainnya pun kita hormati, tidak masalah,” tuturnya.

Sehingga, Ustaz Adi Hidayat mengatakan, bagi masyarakat yang berdonasi tentu berhak untuk mempertanyakan audit donasi tersebut.

“Sehingga teman-teman kalau bertanya ‘mana bukti transfernya’, ini, bagi yang nyumbang kan berhak bertanya kan, bagi yang berdonasi tentu sangat berhak,” katanya.

Meski begitu, Ustaz Adi Hidayat mengatakan sampai saat ini dirinya belum pernah dihubungi para donatur untuk diminta bukti transfer atau penyampaian donasinya.

“Alhamdulillah, para donatur ini baik-baik, percaya. Tapi kita tetap jaga kepercayaan mereka,” ucapnya.

Ustaz Adi Hidayat juga merasa heran, jika ada pihak yang tidak ikut berdonasi, tetapi justru vokal mempertanyakan nasib donasi tersebut.

“Jadi, jangan sampai saya nih, saya Adi Hidayat misalnya, eh enggak ikut nyumbang tapi saya sendiri nanya misalnya kepada orang lain, ‘Mana bukti transfernya? Mana kamu telah berdonasi?’ Kan saya enggak ikut apa-apa, masa saya harus berlaku seperti itu,” tuturnya.

Akan tetapi, Ustaz Adi Hidayat mengaku tidak mempermasalahkan hal itu, selama tidak ada kegaduhan akibat pertanyaan tersebut.

“Saya kira secara logika tidak masuk akal itu ya, tapi kalau ada yang demikian, saya tidak bisa menilai. Yang penting jangan berbuat sesuatu yang gaduh atau menimbulkan polarisasi, perpecahan, dan sebagainya. Itu kita akan kejar itu yang seperti itu, supaya tidak buat kegaduhan-kegaduhan,” katanya.

Ustaz Adi Hidayat pun kembali mengingatkan bahwa dirinya tidak pernah mengatakan atas nama ‘seluruh’ rakyat Indonesia.

“Jadi ingat ya, saya tidak pernah mengatakan seluruh rakyat Indonesia, sehingga semua masyarakat punya hak untuk bertanya. Saya katakan rakyat Indonesia, Anda cek lagi deh,” ujarnya.

 

sumber : pikiranrakyat.com