InternasionalOlahraga

Suporter NEC Bikin Calvin Verdonk Berkaca-kaca Saat Perpisahan, Segera Gabung Lille

441
Calvin Verdonk memperhatikan penonton yang menyampaikan salam perpisahan seusai laga terakhirnya di Liga Belanda, Minggu (31/8/2025) sore. FOTO/INSTAGRAM

posaceh.com, Amsterdam – Suporter NEC Nijmegen memberikan kata-kata salam perpisahan lewat spanduk kepada pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk di laga terakhirnya di Eredivisie atau Liga Belanda, Minggu (31/8/2025).

Pertandingan melawan Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner pada Eredivisie di Stadion Fortuna Sittard, Minggu (31/8/2025) sore WIB, menjadi laga perpisahan pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk dengan NEC Nijmegen.

Pasalnya, usai pertandingan ini Calvin Verdonk akan bergabung dengan klub baru, yakni Lille di Liga Prancis. Suporter NEC pun memberikan kata-kata perpisahan kepada Calvin Verdonk yang telah menjadi pemain andalan di klub.

“165 kali berjuang seperti seorang pejuang. Calvin terimakasih atas dedikasimu bersama merah, hijau, dan hitam,” tulis fans NEC dalam spanduk putih yang dibentangkan di tribune penonton.

Salam perpisahan suporter NEC Nijmegen pun membuat Calvin Verdonk berkaca-kaca. Verdonk sendiri telah membela NEC dalam dua periode. Pertama, dia membela NEC pada 2017/2018 dengan status pinjaman dari Feyenoord.

Kemudian setelah sempat memperkuat Twente dan Famalicao, Verdonk kembali lagi membela NEC pada 2021 hingga akhir Agustus 2025. Sayangnya di laga perpisahannya, NEC kalah dari Fortuna Sittard di Liga Belanda pada Minggu (31/8) sore.

Dalam laga ini Justin Hubner tampil sebagai pemain pengganti Justin Lonwijk di menit ke-73. Sedangkan Calvin Verdonk tampil sebagai starter dan bermain penuh di posisi bek kiri NEC Nijmegen.

Calvin Verdonk telah memastikan dirinya akan menandatangani kontrak dengan klub Ligue 1 Prancis Lille pada hari ini, Senin (1/9/2025). Pernyataan ini ia sampaikan usai memainkan laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen melawan Fortuna Sittard di Eredivisie Liga Belanda, pada Minggu (31/8).

Dalam laga perpisahannya, Verdonk tampil penuh, namun hasil akhir tak berjalan sesuai harapan. NEC harus mengakui keunggulan Fortuna yang diperkuat Justin Hubner dengan skor 2-3. Kekalahan itu terasa pahit bagi bek berusia 28 tahun tersebut.

“Rasanya kami akan menang. Setelah imbang 2-2, kami benar-benar mengontrol pertandingan dan seharusnya bisa unggul 2-3. Tapi mereka mencetak gol, dan kami kalah,” ujar Verdonk dengan nada kecewa dikutip dari Omroep.

Ia juga mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Fortuna bukanlah laga yang mudah. “Kami tahu laga ini akan sulit. Fortuna bermain dengan gaya berbeda yang jarang digunakan klub lain. Kami tidak mengira akan menang begitu saja. Saya rasa kami juga terlalu mudah kebobolan hari ini,” kata Verdonk.(Muh/*)

Exit mobile version