posaceh.com, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh memprakirakan suhu udara di sejumlah wilayah Aceh mencapai 34 derajat Celsius pada Minggu 26 Juli 2026.
Masyarakat diimbau mewaspadai cuaca panas, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
“Suhu tertinggi diprakirakan terjadi di Jantho, Kabupaten Aceh Besar, dengan kisaran 23–34 derajat Celsius. Sementara Banda Aceh, Bireuen, Lhoksukon, dan Idi Rayeuk diprakirakan mencapai suhu maksimum 32 hingga 33 derajat Celsius,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Miftahul Jannah, dalam laporannya yang diterima RRI.
Dia menjelaskan, secara umum cuaca di Aceh didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak dini hari hingga malam. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada siang hingga malam hari.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan di antaranya Sigli, Meureudu, Bireuen, Lhoksukon, Lhokseumawe, Subulussalam, Langsa, dan Karang Baru. Sementara wilayah seperti Sabang, Banda Aceh, Jantho, Calang, Meulaboh, Suka Makmue, Blangpidie, Tapaktuan, Singkil, Sinabang, Takengon, Simpang Tiga Redelong, Blangkejeren, Kutacane, dan Idi Rayeuk umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.
Suhu udara di Aceh diprakirakan berada pada kisaran 16 hingga 34 derajat Celsius. Suhu terendah terjadi di kawasan dataran tinggi, seperti Takengon dan Simpang Tiga Redelong yang berkisar 16–24 derajat Celsius, serta Blangkejeren dengan suhu 16–25 derajat Celsius.
Untuk kelembapan udara, BMKG memprakirakan berkisar antara 60 hingga 95 persen, sehingga meski cuaca cenderung panas pada siang hari, kondisi udara di sejumlah wilayah tetap terasa lembap, terutama pada pagi dan malam hari.
Sementara itu, kecepatan angin umumnya berkisar 2 hingga 25 kilometer per jam. Angin paling kencang diprakirakan terjadi di Sabang dengan kecepatan mencapai 25 kilometer per jam, sedangkan wilayah lainnya berkisar antara 2 hingga 12 kilometer per jam.
Miftahul Jannah mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh saat cuaca panas dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi aktivitas berat di bawah terik matahari pada siang hari, serta tetap memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, terutama bagi nelayan, pelaku transportasi, dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.(Muh/*)











