InternasionalNasional

Sistem Komunikasi NATO di KRI Sriwijaya-100 Tak Ikut Dihibahkan, TNI AL Siapkan Versi Indonesia

13
Italia resmi menyerahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia dalam seremoni serah terima yang digelar di Jakarta, Kamis (24/9/2026). FOTO/KOMPAS.com

posaceh.com, Jakarta – TNI Angkatan Laut (AL) akan mengganti sistem komunikasi yang terpasang di KRI Sriwijaya-100 yang sebelumnya bernama Giuseppe Garibaldi.

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, sistem komunikasi yang digunakan saat kapal masih dioperasikan Italia merupakan sistem dengan versi standar NATO.

“Kita juga merencanakan untuk mengisi kapal ini dengan peralatan komunikasi terutamanya yang versi Indonesia. Karena peralatan komunikasi yang punya Itali itu kan versi NATO,” kata Ali di Dermaga 106-107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). “Mereka tidak akan menggunakan, apa, memberikan itu kepada kita, kepada yang lain selain NATO,” tambah dia.

Ali memperkirakan proses penggantian sistem komunikasi membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan.

“Ya mungkin 4 bulan atau 5 bulan sudah, sudah bisa operasional. Harapannya itu,” ucap dia.

Sedangkan, Ali mengungkapkan, Italia menghibahkan KRI Sriwijaya-100, sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi, kepada Indonesia karena dianggap banyak menggunakan produk buatan Italia.

Selain itu, Ali mengatakan, alasan dihibahkan karena Indonesia memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan Italia.

“Alasan hibah? Karena kerja sama yang baik antara Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Italia. Dan kita juga banyak, telah banyak menggunakan produk-produk Italia,” kata Ali. Ali menyebut sejumlah produk pertahanan asal Italia yang telah digunakan Indonesia, termasuk helikopter dan kapal Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA) yang disebutnya sebagai fregiat.(Muh/*)

Exit mobile version