InternasionalOlahraga

Simone Inzaghi Puji Lamine Yamal, Bakat 50 Tahun Muncul Sekali 

679
×

Simone Inzaghi Puji Lamine Yamal, Bakat 50 Tahun Muncul Sekali 

Sebarkan artikel ini
Lamine Yamal merayakan gol ke Inter Milan pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (1/5/2025) dini hari. FOTO/REUTERS

posaceh.com, Milan – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi memuji performa pemain muda Barcelona Lamine Yamal yang mencetak satu gol ke gawang Inter Milan di leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (1/5/2025) dini hari WIB.

Lamine Yamal mencetak gol penyeimbang 1-1. Pemain 18 tahun ini mendobrak masuk ke pertahanan Inter Milan dengan lincah dan gesit yang diakhiri dengan tembakan melengkung ke tiang jauh.

Inzhagi tersengat dengan talenta Yamal. Pemain 17 tahun itu sudah bisa tampil begitu menonjol saat melawan pemain-pemain kawakan di pentas tertinggi antarklub elite Eropa. “Lamine Yamal, jenis bakat yang muncul setiap 50 tahun ekali, dan melihatnya dari dekat benar-benar membuat saya terkesan,” kata Simone Inzaghi dilansir dari Sky Sports.

“Saya sangat antusias dengan apa yang ditampilkan pemain saya. Mereka bekerja sangat keras melawannya [Lamine Yamal] dengan dua kali bahkan tiga kali lipat,” ujarnya. Menurut Inzaghi, strategi bermain Inter Milan mengalami perubahan karena Yamal. Jika tidak membuat adaptasi anti-Yamal, Inter Milan bisa dibuat menderita.

“Pada babak pertama, kami sedikit berubah. Kami harus menjaga Lamine Yamal dengan lebih baik. Pemain itu benar-benar memberi dampak pada saya malam ini,” kata Inzaghi. “Dia benar-benar melakukannya. Jadi kami ingin bermain dan menekan lebih tinggi di lapangan,” tambahnya.

“Ada saat-saat yang luar biasa hari ini, tetapi ada saat-saat di mana kami juga mengalami kesulitan,” ujarnya. Hasil imbang 3-3 pada pertandingan leg pertama ini menunjukkan bahwa Barcelona dan Inter Milan sama-sama dalam mode habis-habisan di semifinal.

Dengan ini pula Simone Inzaghi mengingatkan Blaugrana untuk tak besar kepala. Ia ingin memastikan Barcelona datang ke Milan dengan psikologis akan menjalani laga ekstra-berat.

“Kami menghadapi tim hebat seperti Barcelona. Namun, sekarang mereka tahu bahwa mereka akan menghadapi tim hebat seperti Inter minggu depan, dan di Milan,” kata Simone Inzaghi.(Muh/*)