posaceh.com, Jakarta – Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mendapat kompensasi atau ganti rugi sebesar puluhan miliar rupiah atas pemecatan dirinya pada 6 Januari 2025. Hal itu telah tertuang dalam kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak saat kontrak STY diperpanjang sampai 2027 pada pertengahan tahun 2024 lalu.
Di balik keputusan tersebut, ada konsekuensi yang harus dijalankan PSSI termasuk soal bayaran kompensasi. “Dari sisi finansial, puluhan M [miliar rupiah] loh yang harus kami bayar,” ucap Exco PSSI Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa (7/1/2025), seperti dikutip dari CNN.
Shin Tae Yong memang baru saja memperpanjang kontrak dengan PSSI pada pertengahan tahun lalu. Saat itu Shin Tae Yong diikat kontrak baru hingga 2027 mendatang. Aturan-aturan tentang kompensasi itu yang juga tertuang dalam kontrak antara PSSI dan Shin Tae Yong.
Timnas Indonesia saat ini tengah mengarungi Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan saat ini menempati peringkat ketiga grup C dengan 6 poin. Skuad Garuda hanya tertinggal satu angka dari Australia yang ada di posisi kedua.
Posisi dua besar bakal mendapatkan garansi lolos langsung ke Piala Dunia 2026 sedangkan tim peringkat ketiga dan keempat akan melanjutkan perjuangan ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia masih menyisakan empat laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yakni pada Maret 2025, Timnas Indonesia harus melawan Australia dalam laga tandang disusul laga kandang lawan Bahrain.
Di bulan Juni 2025, Timnas Indonesia bakal menjamu China dilanjutkan laga terakhir tandang ke markas Jepang. Empat laga tersebut jadi momen krusial bagi mimpi Indonesia tampil ke Piala Dunia.
Satu hal yang harus diperhatikan, Timnas Indonesia juga punya nilai yang sama dengan Arab Saudi, Bahrain, dan China yang ada di bawah mereka. Alhasil, satu kelengahan dan kekalahan bisa mengubah posisi Indonesia di klasemen grup C.(Muh/*)
