Internasional

Seribu Rudal Hizbullah Dapat Jangkau Tel Aviv dalam Waktu Dua Jam

1826
Gerakan Perlawanan Hizbullah | Wikipedia

posaceh.com, JAKARTA  – Kelompok perlawanan Islam asal Lebanon, Hizbullah, dilaporkan memiliki kemampuan untuk meluncurkan seribu rudal ke ibu kota Israel dalam waktu dua jam. Laporan yang diterbitkan media Israel tersebut menunjukkan  bahwa beberapa dari rudal ini akan dipandu secara presisi. Sementara itu, rudal lainnya akan diarahkan ke gedung pencakar langit di Tel Aviv.

Para pejabat Israel mengakui bahwa kelompok perlawanan Lebanon, Hizbullah, telah berhasil mengosongkan permukiman Yahudi di wilayah utara Palestina yang diduduki tanpa menggunakan kekuatan apa pun. Menurut para pejabat, komandan pasukan penjajah Israel di wilayah utara telah menerima instruksi untuk tidak meningkatkan konfrontasi dengan perlawanan Lebanon.

Koresponden Al-Mayadeen melaporkan bahwa beberapa rudal berat diluncurkan dari Lebanon pada Jumat larut malam, menghantam setidaknya lima lokasi militer pendudukan Israel, termasuk barak dan tempat berkumpul, di al-Jalil Barat yang diduduki di Palestina dalam waktu kurang dari dua jam.

Ketua Serikat Pilot Israel, Meidan Barr,  menunjukkan bahwa ada “industri militer yang maju di Timur Tengah.” Dia menambahkan,  “Siapa yang percaya bahwa mereka akan mengembangkan rudal di Gaza dan Tepi Barat?” Barr menggambarkan rekaman yang dipublikasikan oleh Hizbullah sebagai hal yang menakutkan, mengingat Hizbullah memiliki rudal sekelas Burkan.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Kelompok Perlawanan Lebanon, Hizbullah, Sheikh Naim Qassem berjanji akan meningkatkan jangkauan rudal jika perang yang dilancarkan Israel menjadi meluas. Jika Tel Aviv memperluas agresinya, Nassem mengatakan, Hizbullah akan mengembangkan jangkauan rudal tahap keempat dengan kekuatan dan kemampuan yang mengagumkan.

Dia menjelaskan, setiap diskusi politik tentang front selatan akan ditunda sampai perang di Gaza berakhir. “Kami akan terus memerangi rezim Zionis dan membantu rakyat,” kata Qassem.

Kelompok Hizbullah terus membombardir wilayah Israel di dekat perbatasan dengan Lebanon. Sejauh ini, serangan balasan Israel belum bisa menghentikan serangan-serangan tersebut.

Pada Kamis (1/2/2024) pagi, kelompok Hizbullah mengklaim telah menargetkan posisi militer Israel di perbatasan Lebanon. Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengatakan mereka menyerang “peralatan mata-mata” di lokasi di wilayah Gunung Hermon alias Peternakan Sheeba menggunakan senjata yang tidak diumumkan.

Exit mobile version