Daerah

Serap Aspirasi, Anggota DPRA Ali Basrah Reses di Aceh Tenggara 

2462
Anggota DPRA H Ali Basrah SPd MM saat berbicara dalam kegiatan reses tahun 2022 di Aceh Tenggara, Minggu (30/1/2022) FOTO/ DOK TIM RESES ALI BASRAH

posaceh.com, Kutacane – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) H Ali Basrah SPd MM yang juga Ketua Fraksi Golkar di DPRA kembali hadir di wilayah pemilihannya untuk kepentingan rakyat, sekaligus melaksanakan kewajiban selaku wakil rakyat, guna menyerap aspirasi dari masyarakat dan menyampaikan pada masyarakat perkembangan atas pencapaian yang telah diperjuangkan oleh wakil rakyat selama Duduk di parlemen DPR Provinsi Aceh.

 

H Ali Basrah SPd MM yang juga Sekretaris DPD I Partai Golkar Aceh hadir dalam agenda reses tahun 2022 yang dijadwalkan mulai pada tanggal 25 Januari sampai 1 Februari 2022 di Daerah pemilihan (Dapil) 8 Aceh Tenggara dan Gayo Lues.

Anggota DPRA H Ali Basrah SPd MM menjumpai masyarakat saat reses tahun 2022 di Aceh Tenggara, Minggu (30/1/2022)
FOTO/ DOK TIM RESES ALI BASRAH

Mantan Wakil Bupati Aceh Tenggara yang menggelar Reses pada Sabtu-Minggu (29-30/1/2022) di Senine KF Desa Batumbulan Asli Kecamatan Babusalam Aceh Tenggara. Pelaksanaan reses Anggota DPRA itu berjalan hikmat yang di hadiri masyarakat dari berbagai desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.

 

Saat reses di Senine KF, Minggu (30/1/2022), H Ali Basrah SPd MM yang dihadiri masyarakat dari tiga kecamatan yakni kecamatan Darulhasanah, Ketambe dan Badar “Tahun 2022 ini, sudah memperjuangkan beberapa bentuk bantuan untuk di salurkan pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan selaku hak penerima, seperti bantuan rumah dan bantuan berbentuk UMKM agar bisa meningkatkan kesejahteraan pada rakyat,” ungkap mantan Wabup Agara dihadapan para pemilihnya itu.

 

“Bagi penerina rumah, agar jangan ada masalah di lapangan dan jangan ada yang mencoba untuk membayar pada siapa pun. Sebab, bantuan tersebut murni diperjuangkan untuk kepentingan rakyat, tidak ada istilah bayar sogok menyogok alias gratis,” tegas Ali Basrah.

 

Menurutnya, tugas tersebut sudah menjadi kewajiban dirinya melayani masyarakat, bukan memeras, jangan biasakan itu terjadi, Ada bantuan lalu rakyat terus di peras, memimpin itu harus siap melayani demi rakyat, bukan sebalik ya.

“Saya akan terus berjuang sebisa saya dan terus berbenah demi kepentingan rakyat, apa yang saya lakukan dari dulu, akan terus saya pertahankan demi kepentingan masyarakat dan pemerintah. Ciptakan lah budaya malu agar bisa terhindar dari hal yang berdampak bisa merugikan rakyat, jangan terus rakyat di bodohi, serta di rugikan, kita tidak ingin ada sogok menyogok, peras memeras, ada rumah bantuan penerima bisa di peras, ada yang masuk Satpol PP dan menjadi kepala sekolah harus bayar dulu baru bisa, itu jangan sempat terjadi,” harap Ali Basrah dalam pertemuan itu sembari tepuk tangan dan sorak hidup pak Ali Basrah pun serontak muncul dari para masyarakat yang hadir mendengar stetemen dan harapan dari mantan Wakil Bupati Aceh Tenggara itu.

 

Ustad Selamat, salah seorang tokoh masyarakat dari Desa Lawe Mengkudu, Kecamatan Ketambe dalam reses tersebut menyampaikan rasa bahagianya dan ucapan terima kasih mereka pada Anggota DPRA Ali Basrah yang kembali terbukti hadir untuk rakyat di Kabupaten Aceh Tenggara.

 

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ali Basrah yang sudah memperjuangkan aspirasi dan harapan kami. Bantuan yang bapak berikan tidak akan kami lupakan dan semoga tuhan membalas atas niat baik bapak H Ali Basrah selama ini kami belum pernah tersentuh bantuan. Alhamdulilah atas perjuangan bapak,kami bisa merasakan bantuan,terima kasih pak Ali,” ucap Ustad Selamat.

 

Sementara Ustad Hamdan Saukani saat di wawancara media ini mengaku salut kepada anggota DPRA asal Aceh Tenggara. “Salut dan bangga saya, padahal kondisi Pak Ali masih dalam keadaan sakit karna begitu letih mengunjungi rakyat. Bahkan saya lihat sendiri di rawat di kediaman oleh dokter,” ungkapnya.

 

Namun, mantan Wabup Agara itu terus memaksakan diri agar bisa hadir walau pun sebentar untuk bertatap muka dan memberikan arahan pada rakyat. Kredibilitas dan orientasi dari sosok kepribadian, sampai saat ini tidak sedikit pun berkurang demi kepentingan rakyat.

Dimana 8 tahun menjabat menjadi Kadis Pendidikan,,5 tahun menjadi Wakil Bupati Agara sekarang banyak jabatan yang diembannya di propinsi Aceh, tidak ada sedikit pun yang berubah,bahkan tampak lebih ingin terus berbuat untuk kepentingan pemerintah dan rakyat. Dalam pilkada mendatang agar bisa memberikan yang terbaik pada rakyat Agara.(mti)

 

 

Exit mobile version