Daerah

Satu Dekade Bukti Eksistensi Media Pos Aceh Sajikan Informasi

2038
×

Satu Dekade Bukti Eksistensi Media Pos Aceh Sajikan Informasi

Sebarkan artikel ini
Para pemenang lomba menulis Dalam rangka HUT ke 10 Media Pos Aceh dengan tema Kebersihan Lingkungan foto Bersama dengan Pj. Wali Kota Banda Aceh, Ketua PWI Aceh, Pimpinan Perusahaan Media Pos Aceh dan Pemred Media Pos Aceh, usai penyerahan hadiah, Kamis (20/10/2022). FOTO/TIM MEDIA POS ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Genap berusia 10 tahun, menjadi bukti jika Media Pos Aceh selalu eksis menyajikan berbagai informasi untuk masyarakat Aceh.

Sebagaimana media lainnya yang terbit di era reformasi, Media Pos Aceh yang lahir pada 20 Oktober 2012 silam, juga mengalami pasang surut. Media ini sempat beralih manajemen, namun eksistensi dan rutinitas penerbitannya tetap terjaga.

Media yang lahir tanpa “halo-halo” ini membuktikan jatidirinya sebagai media yang tidak pernah berhenti nenginformasikan berbagai peristiwa dan kejadian. Tidak pernah berhenti menyuarakan aspirasi sekaligus sebagai penyambung lidah rakyat.

Hal tersebut diungkapkan Pemimpin Redaksi Media Pos Aceh, Asnawi Kumar dalam sambutannya pada Peringatan HUT ke-10 Media Pos Aceh, di Kantor Media Pos Aceh, Gampong Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (20/10/2022).

Bagi Media Pos Aceh, Kamis, 20 Oktober 2022 lalu, menjadi hari ulang tahun yang spesial dengan menggelar berbagai kegiatan turnamen olahraga, seperti Turnamen Catur Cepat yang diikuti oleh 83 peserta, Turnamen Bulutangkis diikuti 12 pasangan khusus para wartawan dan awak media.

Selain itu juga ada Lomba Menulis Features, yang semuanya sudah berlangsung sukses dengan menghasilkan pemenang yang memang jawara di bidangnya. Bahkan, istimewanya lagi, peringatan satu dekade Media Pos Aceh juga dirangkai dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, menghadirkan penceramah tunggal, Tgk H Masrul Aidi Lc.

Perayaan satu dekade Media Pos Aceh ini turut dihadiri Pj Wali Kota Banda Aceh, H Bakri Siddiq SE MSi, Ketua DPRK Farid Nyak Umar, Wakil Ketua II Isnaini Husda, perwakilan Kodam IM, Kodim 0101/ KBA, Polresta Banda Aceh dan Polres Aceh Besar, sejumlah kepala SKPA, OPD Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar, Kakankemenag Aceh Besar H Salman Arifin SPd MAg, Ketua DKA Provinsi Aceh Teuku Afifuddin, Kepala BNNK Kota Sabang Hasnanda Putra, dan sejumlah anggota DPRA, DPRK Banda Aceh dan Aceh Besar, Sekwan DPRK Banda Aceh dan Aceh Besar.
Hadir juga Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, perwakilan asosiasi dan organisasi pers Aceh, Ketua SPS Aceh Muktaruddin, Ketua PWI Aceh Besar Jufrizal (Coy), para rekanan media serta para agen dan pembaca setia Media Pos Aceh.

Selain itu turut hadir para pemenang aneka lomba yang diselenggarakan oleh Media Pos Aceh hingga para wartawan dan awak media, serta sejumlah pejabat dan tokoh-tokoh masyarakat setempat lainnya.

Menurut Asnawi Kumar, tetap dengan slogan yang diusung, Media Pos Aceh menjadi media yang informatif, kreatif dan inovatif. Meski banyak media berbasis cetak beralih menjadi media online.
“Media Pos Aceh tetap ada dijalannya dengan tetap menjadi media berbasis cetak dan tetap mengedukasi masyarakat dengan informasi-informasi terkini dan berimbang sesuai dengan aturan dewan pers,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, di usia yang ke 10 tahun, Media Pos Aceh juga telah terverifikasi secara administrasi dan faktual oleh Dewan Pers pada 2021 lalu.
“Media Pos Aceh telah terverifikasi oleh Dewan Pers dengan sertifikat nomor: 810/DP/verifikasi/K/X/2021 yang ditanda tangani langsung oleh Muhammad Nuh pada tanggal 18 Oktober 2021 yang lalu,” jelasnya.

Bersinergi Memajukan Aceh

Sementara itu, Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq mengatakan, dirinya berharap Media Pos Aceh sebagai media informasi dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menyebarkan informasi yang dapat membantu memajukan Aceh ke depannya.

Bakri juga mengungkapkan harapan kepada Media Pos Aceh agar tetap menjadi media yang transparan dan terpecaya dalam menyampaikan berita dan kondisi yang sebenarnya pada masyarakat.
“Saya yakin dan percaya Media Pos Aceh bisa menyampaikan informasi dengan transparan, dan terpercaya, seperti meliput hasil kerja di lapangan oleh pemerintah dengan yang sebenarnya merupakan bukti pentingnya pers,” terangnya.

Menurutnya, di era keterbukaan informasi ini, media menjadi salah satu tonggak penyebaran informasi yang dapat diakses oleh banyak orang. Dengan demikian, Bakri Siddiq meminta, agar Media Pos Aceh menjadi salah satu pilar keterbukaan informasi.
“Keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar penting untuk mendorong terciptanya iklim transparasi dalam pelaksanaan tata pemerintahan yang baik (good governance), jadi kami harap Media Pos Aceh memiliki peran tersebut,” pintanya.

Selain itu, Bakri juga mengucapkan Selamat kepada Media Pos Aceh atas pencapaian 10 tahun berdirinya Media Pos Aceh.
“Sebelum saya akhiri, saya mengucapkam selamat dan terimakasih atas undangannya, dan saya sangat terharu karena saya adalah undangan pertama yang diundang oleh Pos Aceh,” ungkap Bakri sebelum menutup kata sambutan pada acara tersebut.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Wartwan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas kiprah Media Pos Aceh, yang tetap eksis di tengah gempuran media siber (online) dan media sosial (medsos) yang tak terbendung.
“Sebuah perusahaan pers yang bertahan 10 tahun sudah sangat luar biasa, Media Pos Aceh bisa bertahan karena ada keseimbangan bisnis dan redaksi,” pungkas Ketua PWI Aceh itu.(Muiz/Abrar)