posaceh.com, Banda Aceh — Ketua Lembaga Mualem–Dek Fadh 02 Semua Suku di bawah naungan Mualem Center, Safwan, meminta Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengevaluasi seluruh dinas di lingkungan Pemerintah Aceh. Menurutnya, evaluasi tidak hanya perlu dilakukan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda), tetapi juga seluruh kepala dinas.
Hal tersebut disampaikan Safwan kepada media di Banda Aceh, Senin (24/8/2026). Ia menilai evaluasi penting dilakukan untuk mengukur kinerja sekaligus memastikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) bekerja sesuai dengan visi dan misi pemerintahan Muzakir Manaf dan Fadlullah.
“Jangan Sekda saja yang dievaluasi, tetapi seluruh kepala dinas juga harus dievaluasi. Ini penting untuk melihat kinerja dan memastikan fokus pada visi dan misi kerja Mualem–Dek Fadh,” ujar Safwan.
Safwan juga meminta Gubernur Aceh Muzakir Manaf menimbang dan meninjau kembali kinerja seluruh SKPA. Ia menilai, setelah pemerintahan berjalan sekitar dua tahun, masih terdapat sejumlah perangkat daerah yang dinilai belum bekerja secara maksimal.
Menurut Safwan, secara umum kinerja Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadlullah berjalan lancar. Namun, ia menilai keberhasilan pemerintahan juga sangat bergantung pada kerja sama dan kinerja para kepala dinas.
“Gubernur dan Wakil Gubernur perlu didukung oleh kepala dinas yang mampu bekerja seiring dengan pemerintah, terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Aceh,” katanya.
Minta Perhatian untuk Tim dan Relawan
Selain evaluasi kinerja SKPA, Safwan turut menyampaikan aspirasi terkait tim pemenangan dan relawan Mualem–Dek Fadh yang telah bekerja selama masa kampanye.
Ia mengatakan pihaknya tidak pernah mengusulkan atau mengajukan permintaan tertentu kepada pemerintah. Menurutnya, mereka hanya berharap adanya perhatian dari Muzakir Manaf dan Fadlullah kepada para tim serta relawan yang telah berjuang memenangkan pasangan tersebut pada Pilkada Aceh.
“Kami dari lembaga pemenangan Mualem–Dek Fadh meminta perhatian penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. Kami tidak pernah mengusul dan mengajukan apa pun. Kami hanya membutuhkan perhatian dari Mualem–Dek Fadh karena kami telah bekerja dan memenangkan Muzakir Manaf dan Fadlullah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025–2030,” ujar Safwan.
Safwan menyebutkan, tim pemenangan, tim koalisi, lembaga dan relawan yang terlibat dalam perjuangan politik tersebut masih menghadapi berbagai kondisi di daerah. Ia berharap pemerintah dapat memahami keadaan para relawan yang menurutnya masih “kocar-kacir” di sejumlah wilayah.
“Kami berharap Mualem–Dek Fadh dapat memahami keadaan relawan dan tim yang sampai sekarang masih membutuhkan perhatian,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Safwan berharap kepemimpinan Muzakir Manaf dan Fadlullah dapat membawa Aceh tetap aman dan damai serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Safwan juga mendoakan kesehatan Muzakir Manaf agar segera pulih dan kembali ke Aceh untuk menjalankan tugas memimpin pemerintahan serta mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Aceh.(Hadi)
