Internasional

Respons China hingga Rusia soal Kesepakatan Damai AS dan Iran

19
×

Respons China hingga Rusia soal Kesepakatan Damai AS dan Iran

Sebarkan artikel ini
Respon Tiongkok hingga Rusia menandatangani kesepakatan AS dan Iran. FOTO/ IRINN / AFPTV / AFP

posaceh.com, Jakarta – Tiongkok  dan  Rusia menyambut nota kesepahaman (MoU) yang baru saja antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian mengatakan Beijing menyambut baik MoU tersebut dan berharap kedua negara mengimplementasikan kesepakatan tersebut.

“China menyambut baik perkembangan ini dan berharap semua pihak terkait, termasuk AS dan Iran, menjunjung semangat atas perjanjian tersebut dan sungguh-sungguh menghormati komitmen mereka,” kata Lin Jian dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026), seperti dikutip AFP.

Lin Jian mengatakan negaranya berharap AS dan Iran “mencari jalan tengah” dalam perumusan kesepakatan final serta mempertahankan sikap rasional.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis juga menyambut baik penekenan nota kesepahaman AS-Iran. Melalui pernyataan di laman resmi, Kemlu Rusia meminta agar seluruh pihak terkait mematuhi kesepakatan yang telah dibuat.

“Kami menyambut baik kesepakatan yang dicapai dari jarak jauh oleh presiden kedua negara, Donald Trump dan Miroslav Pezeschkian, untuk mengakhiri konflik militer antara AS dan Iran. Kami mencatat komitmen bersama yang teguh yang membawa Washington dan Teheran untuk secara ketat mematuhi ketentuan-ketentuan tersebut,” demikian pernyataan Kemlu Rusia, seperti dikutip Anadolu Agency.

Kemlu Rusia menekankan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik harus mengikuti aturan selama periode yang ditentukan. Hal itu guna mencegah peningkatan ketegangan di kawasan.

“Kami berharap terwujudnya perdamaian akan membantu memulihkan kepercayaan dalam hubungan antar negara di kedua sisi Teluk Persia, dan navigasi yang aman dan tanpa hambatan dapat berlanjut di Selat Hormuz,” demikian pernyataan Kemlu Rusia.

AS dan Iran meneken secara digital nota kesepahaman yang menjadi cikal bakal perjanjian damai kedua negara.

MoU tersebut berisi komitmen kedua negara untuk mengakhiri perang di semua lini, termasuk di Lebanon. MoU juga mencakup perjanjian soal program nuklir Iran dan pencabutan sanksi AS terhadap Iran.

Selain itu, AS dan sekutu juga berkomitmen memberikan kompensasi kepada Iran atas kerusakan yang ditimbulkan selama perang.(Muh/*)