posaceh.com, Banda Aceh – Regu Gampong Dayah Kampung Pisang, Pidie, memastikan kesiapannya untuk tampil prima pada Olimpiade Catur HUT ke-14 Media Pos Aceh yang akan digelar di Kantor Media Pos Aceh, Banda Aceh, pada 17-18 Oktober 2026.
Meski berstatus sebagai regu gampong, mereka tidak gentar bersaing dengan tim-tim dari berbagai instansi yang diperkuat pecatur bergelar Master maupun pecatur tangguh non-gelar.
Pada ajang tahun ini, Gampong Dayah Kampung Pisang diperkuat tiga pecatur andalannya, yakni Zakaria selaku kapten tim, Agussalim ZA, dan Zufadli.
“Kami akan tampil prima dan siap memberikan kejutan fantastis,” ujar Agussalim ZA kepada posaceh.com, Rabu (8/10/2026).
Agussalim menegaskan, timnya tidak gentar dan siap bertarung habis-habisan. Setiap lawan yang lengah akan mereka seret ke lembah kekalahan.
Berbekal predikat sebagai Regu Gampong Terbaik pada olimpiade tahun lalu, Dayah Kampung Pisang kini mengusung target yang lebih tinggi, yakni menembus tiga besar.
“Kami mengincar posisi tiga besar. Selain itu, kami juga akan kembali mempertahankan gelar sebagai regu gampong terbaik,” ungkap Agussalim.
Ia menambahkan, komposisi tim musim ini mengalami sedikit perubahan. Pemain baru, Zulfadli, resmi bergabung menggantikan Hidayat yang hengkang ke Regu Haba Publik pada olimpiade tahun ini.
“Dengan kehadiran Zulfadli, regu kami tetap kokoh dan solid. Kami siap tampil prima dan meraih target masuk tiga besar,” pungkasnya.
Regulasi Beregu
Sementara itu, Penanggung Jawab Olimpiade Catur HUT ke-14 Media Pos Aceh, Rezha Fata, menjelaskan bahwa pada olimpiade tahun ini panitia kembali memberikan apresiasi khusus bagi regu gampong terbaik, yakni regu gampong dengan perolehan nilai tertinggi di antara peserta kategori gampong.
Pada Festival Catur HUT ke-12 Media Pos Aceh 2024, predikat regu gampong terbaik diraih oleh Regu Gampong Kajhu. Sedangkan pada Olimpiade Catur HUT ke-13 tahun 2025, gelar tersebut disabet oleh Regu Gampong Dayah Kampung Pisang (DKP), Pidie.
Reza menjelaskan, kategori beregu terbuka bagi instansi pemerintah dan swasta dengan melampirkan surat mandat atau rekomendasi dari instansi.
Satu regu terdiri atas tiga pemain dan bebas menggunakan pemain dari daerah mana pun atau pemain kontrak. Setiap regu hanya diperbolehkan menggunakan satu pecatur bergelar master dan wajib ditempatkan di papan satu.
Untuk kategori perorangan, terbuka untuk umum putra dan putri. Khusus junior, usia maksimal 18 tahun dengan kelahiran minimal 1 Januari 2008.
Terkait jadwal kegiatan, pembagian kaus akan dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai. Technical meeting digelar Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB, dilanjutkan pembukaan pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Pertandingan kategori beregu akan dimulai pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB untuk babak pertama. Sementara kategori perorangan dimulai Minggu, 18 Oktober 2026, pukul 08.30 WIB. Jadwal lengkap dan rinci akan disampaikan panitia sebelum kegiatan dimulai. (Sdm).











