posaceh.com, Meulaboh- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mencatat realisasi penggunaan anggaran Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) meningkat drastis yakni dari sebelumnya sekitar 37 persen saat ini mencapai 46,63 persen.
“Alhamdulillah, dari hasil rapim baru-baru ini, posisi TKD Aceh Barat yang awalnya 37 persen kini meningkat menjadi sekitar 46,63 persen. Nilai realisasi keuangan nya mencapai kurang lebih Rp31,76 miliar dari total alokasi anggaran TKD sebesar Rp68,12 miliar,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Barat, Dr Kurdi kepada wartawan di Meulaboh, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 328 paket pekerjaan dalam program tambahan TKD tersebut dikelola oleh 15 OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan seluruh paket pekerjaan dilaporkan telah terkontrak.
Saat ini, kata Kurdi, Pemkab Aceh Barat kini terus mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan di seluruh unit kerja, terutama dalam memasuki triwulan terakhir tahun anggaran.
Dr Kurdi menyatakan optimismenya bahwa seluruh target pekerjaan, baik fisik, pengadaan, perencanaan, hingga pengawasan, dapat dirampungkan sebelum pertengahan Desember mendatang.
Hal ini diharapkan membuat realisasi keuangan dari program tersebut mampu menembus angka 100 persen sebelum penutupan tahun anggaran.
Kurdi menyebutkan, sesuai Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), fokus utama alokasi TKD tahun ini diarahkan untuk penanganan wilayah terdampak bencana.
Program ini mencakup berbagai sektor kritikal, seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, persawahan, tebing sungai, bantuan sosial, hingga upaya mitigasi bencana.
Terkait dengan kendala di lapangan, Kurdi mengatakan secara umum tidak ada hambatan berarti.
Tingkat realisasi yang baru mencapai 46,63 persen lebih disebabkan oleh jadwal penyerahan anggaran TKD tambahan yang baru diterima pada awal April, sehingga membutuhkan proses dan waktu untuk tahapan pengadaan.
Sementara itu, untuk penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat secara keseluruhan dari total alokasi sekitar Rp1,36 triliun dengan realisasinya saat ini telah mencapai 68,46 persen, demikian Dr Kurdi.(Muh/*)
