posaceh.com BANDA ACEH – Pengurus Provinsi Persatuan Squash Indonesia (Pengprov PSI) Aceh menetapkan sejumlah agenda penting untuk konsolidasi, pengembangan organisasi dan pembinaan prestasi dalam rapat pimpinan (Rapim) perdana yang dilaksanakan di ruang VIP Cafe Solong Pango, Banda Aceh, Sabtu (29/8/2020).
Rapim yang dipimpin langsung Ketua Umum Pengprov Squash Aceh, H. Husaini Jamil, SE. M.MTr., juga sebagai persiapan serta kesiapan pelaksanaan event lokal, Pra PORA/2021, PORA XIV/2022 di Pidie, menghadapi berbagai event nasional, Popnas 2021 Sumatera Selatan dan PON XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.
Husaini menjelaskan, banyak agenda yang dibahas diantaranya pembentukan pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot), kerjasama pembangunan venue di SMK 1 Banda Aceh dan persiapan Popnas 2021 di Sumatera Selatan.
Selain itu, katanya, juga dibahas usulan pembangunan venue untuk PORA Pidie 2022, pelatihan pelatih secara virtual, pengelolaan media sosial dan persiapan pelantikan Pengprov PSI Aceh masa bakti 2020 – 2024.
Sebutnya, untuk pembentukan Pengkab/Pengkot pihaknya telah menyerahkan surat keputusan (SK) pengukuhan 12 pengurus kabupaten dan memberikan mandat kepada tiga kabupaten/kota untuk membentuk pengurus olahraga tenis dinding ini. “Ada delapan kabupaten/kota lagi belum ada mandat,” katanya.
“Pengprov menargetkan dalam tahun ini semua kabupaten/kota di Aceh sudah terbentuk pengurus. Perlu keseriusan para pengurus untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini Pengprov juga sedang menjajaki kerjasama dengan SMK 1 Banda Aceh untuk pembangunan venue di sekolah tersebut.
Sedangkan untuk persiapan Popnas 2021 di Sumsel pihaknya akan segera membentuk tim penjaringan atlit berbakat dan akan mendatangkan pelatih squash dari Jawa Barat.
“Pembangunan venue squash di PORA Pidie 2022, Pengprov telah menyiapkan proposal dan dalam waktu dekat akan bertemu langsung dengan Ketua KONI Pidie untuk membahas hal tersebut,” ujarnya.
Selain itu, katanya, menyelenggarakan pelatihan pelatih secara virtual dengan pemateri dari Jakarta dan Jawa Barat. Kegiatan ini akan diikuti Pengprov dan Pengkab/Pengkot.
“Terakhir terkait dengan pelantikan pengurus, kita masih melihat dan memantau situasi dan kondisi terkini. Akan tetapi dengan PB Squash tetap kita jalin komunikasi. Semoga saja harapan dan keinginan kita itu dapat terwujud semunya,” ujarnya.
Sekretaris Umum Pengprov Squash Aceh, dr Suci Widiastuti menjelaskan, Rapim tersebut hanya diikuti para pengurus harian yaitu para wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara. (Sudirman Mansyur).











