POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali mengimbau masyarakat dan panitia qurban Hari Raya Idul Adha 1441 H di seluruh wilayah tersebut agar mengikuti protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pemotongan hewan qurban. “Idul Adha 1441 H beberapa hari lagi akan tiba. Namun, saat ini kita masih dalam pandemi Covid-19. Jadi semua kegiatan harus merujuk pada protokol kesehatan, termasuk dalam pelaksanaan ibadah qurban tahun ini,” ujar Mawardi Ali di Kota Jantho, Senin (27/7/2020).
Menurut Bupati Aceh Besar, penyelenggaraan qurban memiliki makna spiritual dan sosial. Dalam pelaksanaannya, kegiatan qurban tersebut menindaklanjuti instruksi Plt Gubernur Aceh dalam Surat Nomor 003.2/10166 tertanggal 20 Juli 2020 yang ditujukan kepada seluruh Bupati dan Walikota di Aceh.
Untuk itu, Bupati Mawardi menyerukan kepada seluruh ASN, masyarakat, dan para dermawan yang memiliki kemampuan dalam melaksanakan qurban agar segera mendaftarkan diri kepada panitia qurban, baik di masjid/meunasah dan lingkungan tempat tinggal. Harapan yang sama juga dianjurkan kepada kalangan OPD agar melaksanakan qurban bila memiliki kemampuan.
Lebih lanjut Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meminta kepada seluruh panitia qurban benar-benar menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan warga, dan segera mencuci tangan usai prosesi pemotongan hewan. “Selain menjaga kebersihan tempat dan peralatan penyembelihan, panitia qurban juga harus mendeteksi dini hewan qurban yang akan disembelih guna memberikan rasa aman bagi penerima qurban, sehingga betul-betul mendapat daging yang sehat dan bebas dari berbagai penyakit,” tambah Mawardi Ali.
Untuk menghindari keramaian, Bupati Aceh Besar menyarankan supaya daging qurban yang sudah siap, bisa dibagi langsung didistribusikan kepada masyarakat yang berhak penerima. Para keuchik dan panitia qurban hendaknya selalu mempertimbangkan semua protokol kesehatan, apalagi pandemi Covid-19 masih melanda. (Rezha/Ril)











