Olahraga

Puncak Kemeriahan Turnamen Sepakbola Usia Dini HUT ke-13 Pos Aceh Meledak di Lapangan Mini Soccer Bintang

792
Peraih Juara 1 Turnamen Sepakbola Usia Dini U-12 HUT ke-13 Pos Aceh, SSB Barona dengan bangga berfoto bersama medali, sertifikat dan piala seusai mengalahkan Talenta Aceh FA di Lapangan Mini Soccer Bintang, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (20/10/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

posaceh.com, Banda Aceh – Puncak kemeriahan perayaan juara Turnamen Sepakbola Usia Dini HUT ke-13 Pos Aceh meledak di Lapangan Mini Soccer Bintang, Ie Masen Kayee Adang, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Senin (21/10/2025) sore.

Para pemain belia yang telah membela klubnya sejak hari pertama, Jumat (17/10/2025) sampai Minggu (20/10/2025) sore di Lapangan Matador, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar meluapkan kegembiraan di Lapangan Mini Soccer Bintang.

Begitu tendangan terakhir penalti pemain U-12 Talenta Aceh FA melambung di atas mistar gawang, kiper SSB Barona, M Irfan langsung berlari dengan gembira ke timnya yang berada di tengah-tengah lapangan.

Suasana kegembiraan menyelimuti pemain belia ini seusai berhasil mengalahkan tim Talenta Aceh FA dalam final U-12 Turnamen Sepakbola Usia Dini HUT ke-13 Pos Aceh dengan seluruh pemain saling berpelukan, termasuk pelatih yang berdiri di pinggir lapangan ikut meluapkan kegembiraan bersama anak asuhnya.

Drama adu penalti harus dilaksanakan seusai dua tim bermain imbang dalam waktu normal 2×10 menit dengan skor kacamata, 0-0. Saat adu penalti, suara gaduh terdengar dari seratusan pendukung yang berada di pinggir pagar pembatas lapangan.

Seusai adu penalti, pemain SSB Barona mendekati area pagar pembatas untuk menyapa pendukungnya yang dengan setia berdiri sepanjang pertandingan sampai adu penalti. Begitu juga dengan pemain Talenta FA Aceh, menyapa pendukungnya, terutama ibu-ibu dan bapak-bapak yang melihat langsung putra masing-masing bertanding.

Kegembiraan bukan hanya untuk sang juara, tetapi yang meraih juara 2 juga tak kalah dalam merayakan keberhasilan dalam turnamen sepakbola usia dini terbesar di Aceh ini. Bahkan, SSB Putra IMKA U-10 yang sebenarnya sebagai tuan rumah juga merayakan keberhasilan mereka meraih juara 4 dari 20 tim yang berlaga.

Kemeriahan semakin terasa saat pemain U-12 SSB Barona mengangkat Piala Turnamen Sepakbola Usia Dinia HUt ke-13 Pos Aceh bersama pelatih dan penyelenggara, CEO Media Pos Aceh, Tati Ariana.

Pemain dan orang tua pemain berkumpul di dalam Lapangan Mini Soccer Bintang, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh untuk merayakan kemenangan yang diraih putranya, Senin (20/10/2025) sore.

Mereka bersama-sama melompat meluapkan kegembiraan atas keberhasilan tim SSB Barona sambil mengangkat tinggi-tinggi piala. Begitu juga untuk tim U-10 Talenta Aceh FA, mengangkat piala tinggi-tinggi sambil melompat.

Suara riuh-rendah terdengar jelas saat mereka melompat bersama-sama, sebuah kegembiraan yang akan terus dikenang oleh para pemain muda ini saat beranjak dewasa. Kemeriahan bukan hanya saat menerima piala, tetapi juga sesudah proses penyerahan hadiah selesai.

Para ibu-ibu dan bapak-bapak yang awalnya dilarang masuk ke lapangan mini tersebut, secara beramai-ramai masuk ke dalam lapangan untuk merayakan keberhasilan putra mereka dalam turnamen bergengsi ini.

Ibu-ibu, sebagian besar masih berusia muda dengan pakaian kekinian menemui tim, khususnya putranya sendiri untuk berfoto dengan piala, medali dan sertifikat yang diterima sang pemain. Area penyerahan hadiah menjadi spot favorit pemain untuk berfoto.

Bahkan, ada sepasang suami-istri membawa putri kecilnya untuk menemui, kemungkinan abangnya yang telah berhasil meraih juara bersama timnya. Lainnya, ada yang berkumpul bersama untuk berfoto bersama.

Suasana lapangan benar-benar penuh dengan kegembiraan, bukan hanya untuk juara 1, tetapi juga juara 2, juara 3 dan juara 4. Bagi pemain muda ini, keberhasilan meraih juara menjadi sebuah kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya.

Sertifikat, medali, kecuali piala yang tentunya akan menjadi milik klub akan terpampang di kamar tidurnya, sebagai pengingat masa kecilnya yang penuh dengan cerita indah dan kegembiraan yang kemungkinan tidak bisa diulang lagi.

Perayaan kemenangan menjadi sebuah momen yang dipenuhi emosi dan sukacita yang dirayakan oleh tim, pemain, staf, dan para pendukung. Begitu peluit akhir dibunyikan dan gelar juara dipastikan, suasana di lapangan akan berubah menjadi pesta besar.

Kapten tim menjadi orang pertama yang mengangkat trofi ke udara dan para pendukung yang tak terbendung akan masuk ke lapangan untuk merayakan bersama para pemain, sehingga menciptakan suasana yang penuh dengan kegembiraan.

Kegembiraan ini menjadi akhir dari perjuangan pemain belia ini yang mulai memahami pentingnya sebuah kemenangan untuk meraih trofi juara, tidak peduli juara nomor berapa, yang penting masuk dalam jejeran tim yang menjadi juara.

Turnamen sepakbola usia dini ini, sebenarnya sebagai sepakbola gembira, di mana para pemain yang masih belajar sepakbola dengan kemampuannya sendiri sesuai dengan latihan yang diterima dari pelatih.

Tetapi, pada dasarnya, juga sebagai tolok ukur keberhasilan seorang pelatih dalam mendidik anak asuhnya, sehingga bisa menjadi juara. Lainnya, tentunya, tingginya animo pemain muda untuk bermain sepakbola dengan jumlah 500 lebih pemain ikut serta dalam turnamen ini.

Kita tunggu saja, even serupa dalam rangka memeriahkan HUT ke-14 Pos Aceh, dengan kemungkinan peserta lebih banyak dan hadiah akan lebih besar lagi. Sampai jumpa lagi tahun depan, tentunya dengan pemain baru yang lebih enerjik dalam bermain. Semoga saja!(Muh)

Exit mobile version