posaceh.com, Jakarta – PSSI Pusat akhirnya mengambil sikap tegas merespons gejolak dan protes sejumlah tokoh sepak bola Aceh terhadap kepemimpinan PSSI Aceh di bawah Nazir Adam, Selasa, (29/9/2026).
Melalui Surat Resmi PSSI Nomor 5656/PGD/582/IX-2026 yang ditandatangani Sekjen PSSI Yunus Nusi, PSSI Pusat memutuskan menghentikan seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Aceh.
Keputusan tersebut diambil setelah adanya negosiasi dengan PSSI yang dilakukan oleh politisi PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, Anggota Komisi III DPR RI, menyusul desakan dari Tim Penyelamat Sepakbola Aceh.
Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Rahmat Djailani, Sekum Persiraja Banda Aceh, hingga akhirnya menghasilkan keputusan penghentian tahapan kongres.
Ketua KONI Aceh Saiful Bahri atau lebih dikenal dengan sebutan Pon Yaya menilai keputusan PSSI menghentikan seluruh tahapan Kongres PSSI Aceh sudah tepat.
“Penghentian semua tahapan kongres ini menjadi bagian yang sangat penting untuk perbaikan serta menata kembali organisasi PSSI. Kita ingin Kongres Biasa Pemilihan Ketua yang baru nantinya berjalan sesuai dengan statuta dan peraturan organisasi itu sendiri,” ujar Pon Yaya.
Sementara itu, Tim Penyelamat Sepakbola Aceh menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada PSSI atas keputusan menghentikan tahapan Kongres PSSI Aceh.
“Kami ingin agar proses ulang kongres ini dapat menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PSSI Aceh. Bukan cuma memilih ketua baru, tetapi menjadi langkah baru dalam memajukan sepak bola Aceh,” ujar H. Nasir Gurumud, legenda sepak bola Aceh, bersama Syech Mulyadi, Ketua Harian Persip Pase Aceh Utara.
Presiden Klub Persip Pase, Ade Zulfhadli, berharap PSSI dapat menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Aceh yang nantinya melanjutkan seluruh tahapan kongres sesuai dengan Statuta PSSI.
“Kita butuh sosok yang mampu memahami kondisi sepak bola Aceh saat ini. Terlalu banyak kelemahan sehingga menghambat prestasi serta pembinaan dari segala bidang. Saya rasa Nazaruddin Dek Gam sangat layak ditunjuk sebagai Plt Ketua PSSI Aceh untuk melanjutkan seluruh tahapan kongres yang tertunda,” ujar Ade Zulfhadli.
Menurutnya, Dek Gam, sapaan akrab Nazaruddin, sudah sangat berpengalaman dalam sepak bola, baik sebagai Presiden Klub Persiraja maupun sebagai legislator DPR RI Komisi III.
“Saya sangat mendukung kalau Dek Gam ditunjuk jadi Plt Ketua PSSI Aceh,” tegasnya.(Hadi)
