Daerah

Program Gampong SEHATI di Montasik Berakhir, Dinkes Aceh Besar Harap Perilaku Hidup Sehat Berlanjut

17
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar berfoto bersama perwakilan LKC Dompet Dhuafa Aceh, aparatur gampong, kader kesehatan, dan masyarakat usai kegiatan Exit Program Gampong Sehat Sanitasi (SEHATI) dan Deklarasi ODF di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Senin (31/8/2026). FOTO/ ROJA

posaceh.com, Kota Jantho – Program Gampong Sehat Sanitasi (SEHATI) di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, resmi memasuki tahap exit program setelah hampir satu tahun pendampingan kepada masyarakat.

Kegiatan exit program tersebut berlangsung pada Senin (31/8/2026) di Gampong Atong, Kecamatan Montasik. Acara dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Neli Ulfiati, SKM, MPH, yang mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Bd. Rosa Andriani, S.ST, bersama Camat Montasik Afrizal, S.E, Kepala Puskesmas Montasik Yulidar Zakaria, SGz, perwakilan LKC Dompet Dhuafa Aceh, perangkat gampong, kader kesehatan, serta masyarakat setempat.

Sebagai informasi, Program Gampong SEHATI merupakan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan sanitasi lingkungan dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Program ini difasilitasi oleh LKC Dompet Dhuafa Aceh bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar dan telah dilaksanakan sejak Oktober 2025.

Selama hampir satu tahun pelaksanaan, berbagai kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat. Salah satu capaian utamanya adalah pembangunan 22 unit jamban sehat keluarga bagi warga yang sebelumnya belum memiliki fasilitas sanitasi layak. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi dan pendampingan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Dinas Kesehatan Aceh Besar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga Program Gampong SEHATI dapat berjalan dengan baik hingga memasuki tahap akhir pendampingan. Menurut Dinas Kesehatan, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari pembangunan sarana fisik, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga sanitasi serta keberlanjutan program di tingkat gampong.
Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Neli Ulfiati, SKM, MPH, berharap seluruh capaian program dapat terus dipertahankan oleh masyarakat meskipun masa pendampingan telah berakhir.

Penandatanganan deklarasi Open Defecation Free (ODF) sebagai bentuk komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan di Gampong Atong, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, Senin (31/8/2026). FOTO/ ROJA

“Harapannya, program tersebut dapat sustainable dan terus berlanjut. Kita juga berterima kasih kepada pihak LKC Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis, khususnya dalam bidang kesehatan,” ujar Neli Ulfiati menyampaikan pesan PLT Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar.
Neli menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga mitra seperti LKC Dompet Dhuafa menjadi bagian penting dalam mempercepat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama melalui penyediaan akses sanitasi yang layak.

Menurutnya, sanitasi yang layak bukan sekadar tentang membangun jamban atau menyediakan fasilitas kebersihan. Lebih dari itu, sanitasi merupakan fondasi penting dalam menjaga kesehatan keluarga, mencegah penyebaran penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Sanitasi yang layak adalah tentang menjaga martabat masyarakat, melindungi keluarga dari penyakit seperti diare dan tifoid, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan terbaik mereka,” katanya.

Melalui Program Gampong SEHATI, masyarakat Gampong Atong juga didorong untuk menerapkan kebiasaan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) serta membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Edukasi yang diberikan selama hampir satu tahun diharapkan menjadi bekal agar masyarakat mampu mempertahankan perilaku hidup bersih dan sehat tanpa bergantung pada pendampingan program.
Neli mengajak seluruh masyarakat menjadikan berakhirnya Program Gampong SEHATI bukan sebagai akhir dari gerakan sanitasi sehat, melainkan awal dari komitmen bersama untuk terus menjaga lingkungan.

“Program boleh exit, tetapi perilaku hidup sehat jangan pernah exit dari kehidupan kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat gampong, kader, hingga seluruh masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Dari Gampong Atong kita mulai perubahan. Dari sanitasi yang sehat kita bangun keluarga yang sehat. Dan dari keluarga yang sehat, kita siapkan Generasi Emas Indonesia yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Montasik, Afrizal, S.E, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Gampong SEHATI di wilayahnya. Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan LKC Dompet Dhuafa tidak berhenti pada program sanitasi semata, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Menurut Afrizal, kehadiran Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Gampong Atong, sehingga diharapkan kerja sama serupa dapat dikembangkan dalam sektor kesehatan maupun program sosial lainnya di Kecamatan Montasik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Montasik, Yulidar Zakaria, SGz, juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Puskesmas terhadap keberlanjutan program sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Montasik.

Pada akhir kegiatan, Dinas Kesehatan Aceh Besar kembali menyampaikan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh atas dukungan dan kontribusinya sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat di Aceh Besar. Apresiasi juga diberikan kepada pemerintah gampong, kader kesehatan, dan seluruh warga Gampong Atong yang telah berpartisipasi aktif selama proses pendampingan berlangsung.

Dengan berakhirnya pendampingan Program Gampong SEHATI di Gampong Atong, diharapkan seluruh sarana sanitasi yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan, sementara kebiasaan hidup bersih dan sehat terus menjadi budaya masyarakat demi menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari penyakit berbasis sanitasi.(Zal)

Exit mobile version