Internasional

Presiden AS Joe Biden Dukung Israel Serang Iran, Teheran Siap Perang

1293
×

Presiden AS Joe Biden Dukung Israel Serang Iran, Teheran Siap Perang

Sebarkan artikel ini
Presiden AS Joe Biden. Foto/AFP

posaceh.com, Washington – Presiden AS Joe Biden memberi sinyal jelas kepada Israel untuk membalas serangan ratusan rudal Iran ke Tel Aviv dan beberapa wilayah lainnya. Tehean langsung menyatakan siap meladeni negeri Zionis itu.

Joe Biden menegaskan pemerintahannya mendukung penuh Israel untuk menyerang Iran, sebagai balasan serangan rudal ke negara Yahudi itu. Biden menambahan dirinya sedang berdiskusi dengan para pembantunya untuk memberi tanggapan yang tepat.

Dilansir AP, negara adidaya AS telah mengirim sejumlah kapal induk di perairan Timur Tengah dan persenjataan besar ke Israel. Hal itu untuk menanggapi serangan yang dilakukan Hizbullah di Lebanon dan Iran seusai kematian pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.

Israel telah lama dikenal sebagai ‘anak emasnya’ Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah yang kaya akan minyak dan gas bumi. Dukungan kuat AS juga tidak terlepas dari banyaknya senator AS merupakan keturunan Yahudi, selain para pengusaha besar yang hidup di ‘Negeri Paman Sam’ itu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji akan membalas dengan mengatakan Iran melakukan kesalahan besar malam ini dan akan menanggung akibatnya. Dia langsung menghubungi Presiden Joe Biden melalui jaringan telepon untuk meminta bantuan.

Iran menembakkan rudal untuk membalas serangan terhadap sekutunya pada Selasa (1/10/2024) malam sampai Rabu (2/10/2024) dinihari. Iran meluncurkan 180 rudal ke Israel sebagai pembalasan atas serangkaian serangan dahsyat yang dilakukan Israel dalam beberapa pekan terakhir terhadap Hizbullah yang telah menembakkan roket ke Israel sejak perang di Gaza dimulai sebagai bentuk solidaritas dengan Hamas.

Militer Israel mengaku telah mencegat banyak rudal Iran yang masuk, meskipun beberapa mendarat di Israel tengah dan selatan dan dua orang terluka ringan akibat pecahan peluru. Beberapa rudal Iran mendarat di Tepi Barat dan salah satunya menewaskan seorang pekerja Palestina dari Gaza yang terdampar di wilayah tersebut sejak perang pecah.

Sementara, Iran pada Rabu (2/102/204) mengatakan akan menanggapi setiap pelanggaran kedaulatannya dengan serangan yang lebih besar terhadap Israel. Iran mengatakan pihaknya menembakkan rudal sebagai pembalasan atas serangan yang menewaskan para pemimpin Hizbullah, Hamas dan paramiliter Garda Revolusi mereka sendiri.

Pernyataan tersebut merujuk pada pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan Jenderal Garda Abbas Nilforushan, keduanya tewas dalam serangan udara Israel pekan lalu di Beirut. Laporan tersebut juga menyebutkan Ismail Haniyeh, seorang pemimpin tertinggi Hamas yang dibunuh di Teheran dalam dugaan serangan Israel pada Juli 2024 lalu.(Muh/*)