Internasional

Prancis Krisis BBM, Pekerja Mogok dan Minta Kenaikan Upah

2017
×

Prancis Krisis BBM, Pekerja Mogok dan Minta Kenaikan Upah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Migas. shutterstock.com

posaceh.com, Paris – Pemogokan pekerja kilang minyak telah menyebabkan Prancis mengalami krisis bahan bakar selama beberapa waktu terakhir. Sekitar 30 persen pom bensin di Prancis mengalami kekurangan pasokan, khususnya di wilayah Paris dan Prancis utara yang paling terpengaruh.

Pekerja yang mogok telah memblokir kilang ExxonMobil dan Total Energies selama beberapa minggu, menyebabkan terganggunya rantai pasokan ke ribuan pom bensin.

“Hampir satu dari tiga pompa bensin melaporkan kesulitan pasokan pada hari Senin,” ujar menteri energi Perancis Agnes Pannier-Runacher.

Dikutip dari Reuters, dengan pemogokan yang terjadi di kilang yang dijalankan oleh Total Energies dan ExxonMobil telah memaksa lebih dari 60 persen kapasitas penyulingan Prancis bekerja sangat makimal.

Juru bicara pemerintah Prancis, Olivier Veran pada konferensi pers mengatakan bahwa pemerintah akan segera bekerja untuk mengatasi kekurangan bahan bakar.

Ajukan Tuntutan

Serikat pekerja Prancis Confederation Generale du Travail (CGT) mengajukan tuntutan agar pekerja diberi kenaikan gaji. Hal ini dikarenakan kedua perusahaan minyak tersebut telah menghasilkan keuntungan lebih besar selama krisis Ukraina dan Rusia.

Perselisihan mengenai kenaikan upah juga diperparah dengan meningkatnya biaya hidup di Prancis. Di mana kebijakan baru juga membuat tagihan listrik melonjak akibat terjadinya pemotongan pasokan gas alam dari Rusia yang telah memicu krisis energi di Eropa.

Serikat pekerja Prancis menuntut kenaikan upah sebesar 10 persen untuk mengatasi lonjakan inflasi. Sebelumnya juga, TotalEnergies dan serikat buruh sepakat untuk melakukan negosiasi. Namun, kedua pihak gagal mencapai kesepakatan. (merdeka.com)