posaceh.com, Tapaktuan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Selatan menyatakan dukungan terhadap usulan penonaktifan Agus Suparmanto dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin dari posisi Sekretaris Jenderal DPP PPP.
Ketua DPC PPP Aceh Selatan, Yenni Rosnizar, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari aspirasi daerah yang menginginkan pembenahan organisasi di tingkat pusat. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga soliditas dan memastikan roda kepartaian tetap berjalan.
“Kami di Aceh Selatan memandang bahwa dinamika dan langkah pembenahan di tingkat pusat ini adalah sinyal penting untuk perbaikan tata kelola organisasi. Kami seirama dengan DPW PPP Aceh serta jajaran pengurus daerah lainnya di seluruh Indonesia yang menginginkan adanya kepemimpinan DPP yang solid dan berfokus penuh pada penguatan partai,” ujar Yenni kepada posaceh.com, Minggu (1/11/2026).
Menurut Yenni, dukungan terhadap usulan penonaktifan kedua pengurus DPP tersebut juga merujuk pada kesepakatan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Makassar dan Rakornas III.
Ia menilai keputusan strategis yang telah dirumuskan melalui forum organisasi perlu dihormati dan dilaksanakan secara konsisten.
“Sebagai pengurus di daerah, prioritas utama kami adalah memastikan PPP tetap bergerak satu arah dan tidak terhambat oleh stagnasi kepengurusan. Dukungan ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen moral dan kepatuhan organisasi agar DPP PPP dapat segera melakukan penyegaran struktur,” katanya.
Meski mendukung penataan kepengurusan, Yenni mengingatkan agar setiap proses pergantian maupun penonaktifan pengurus tetap mengikuti ketentuan organisasi.
Ia menegaskan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) harus menjadi landasan dalam mengambil keputusan agar pembenahan di tingkat pusat tidak menimbulkan persoalan baru di internal partai.
“Setiap keputusan penataan dan pergantian pengurus harus diselesaikan secara bijaksana dengan berpedoman teguh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Kita ingin penyegaran di tubuh DPP ini berjalan konstitusional, terukur, dan makin memperkuat soliditas PPP menyongsong agenda-agenda politik mendatang,” ujar Yenni.(Ade)
