News

PPIH Tempatkan Jamaah Haji Indonesia, Termasuk Aceh di 100 Hotel Madinah

538
×

PPIH Tempatkan Jamaah Haji Indonesia, Termasuk Aceh di 100 Hotel Madinah

Sebarkan artikel ini
Petugas haji mempersiapkan kamar hotel untuk jamaah haji selama berada di Madinah. FOTO/MCH ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan jamaah haji gelombang kedua dari Mekkah ke Madinah.

Kepala Daker Madinah, Muhammad Luthfi Makki, menyatakan terdapat 18 kloter yang diberangkatkan dari Mekkah ke Madinah

“Pemberangkatan dimulai pukul 06.00 hingga 16.00 WAS. Perjalanan diperkirakan berlangsung sekitar enam jam,” jelasnya dalam keterangan pers di Kantor Daker Madinah, Rabu (18/6/2025).

Selama di Madinah, jamaah akan ditempatkan di 100 hotel yang tersebar di tiga kawasan utama: Markaziyah Syamaliah (34 hotel), Markaziyah Gharbiyah (52 hotel), dan Markaziyah Janubiyah (14 hotel), yang terbagi ke dalam lima sektor layanan.

Untuk konsumsi, sebanyak 21 dapur mitra katering telah diverifikasi kesiapannya dan siap menyediakan layanan makanan bagi seluruh jemaah selama berada di Madinah.

Sementara itu, klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah juga telah bersiaga dengan 130 tenaga medis, lengkap dengan obat-obatan, peralatan kesehatan, serta izin operasional yang berlaku.

“Untuk layanan ibadah, tasreh (izin masuk) ke Raudhah telah diterbitkan untuk 18.936 jamaah yang tiba pada 18 dan 19 Juni 2025. Tasreh untuk kloter selanjutnya akan diajukan secara berkala,” jelas pria yang akrab disapa Makki ini.

Layanan perlindungan jamaah (linjam) juga telah disiapkan untuk memastikan keamanan jamaah dan barang bawaannya. Layanan bagi lansia dan disabilitas juga telah mengalokasikan kursi roda di setiap sektor, lengkap dengan pendampingan selama aktivitas di hotel maupun saat beribadah ke Raudhah.

Sebanyak 20 petugas haji juga ditempatkan di Terminal Hijrah, titik awal kedatangan bus dari Mekkah. Di terminal ini dilakukan pemeriksaan dokumen dan penyerahan paspor ke syarikah tanpa jemaah turun dari bus.

Proses ini memakan waktu sekitar 15 menit, sebelum jamaah melanjutkan perjalanan ke hotel dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Petugas juga bertugas menginformasikan kedatangan ke sektor hotel masing-masing.

PPIH juga mengimbau jamaah untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Madinah, termasuk larangan merokok di sekitar Masjid Nabawi yang dapat dikenai denda oleh otoritas setempat.

Madinah saat ini sedang mengalami puncak musim panas, dengan suhu mencapai 47°C disertai kelembapan rendah. Oleh karena itu, jamaah diimbau untuk cukup beristirahat di hotel dan tidak memaksakan diri untuk selalu berada di Masjid Nabawi, terutama pada pukul 10.00–16.00 WAS.(Muh)