OlahragaPemerintah Aceh

PORA XIV 2022 di Pidie Mulai

2986
Defile kontingen peserta PORA XIV tahun 2022 pada opening ceremony Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie. Opening ceremony dilaksanakan di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022). FOTO/ ABDUL MUIZ.

posaceh.com, Sigli – Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie resmi mulai bergulir 10 hingga 22 Desember 2002 dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki. Opening ceremony dilaksanakan di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022) pagi.

Upacara pembukaan PORA XIV dihadiri Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto, Pj, Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, Bupati/ Wali Kota se Aceh, Ketua DPRA, Forkopimda Aceh, Sekda Aceh, Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno, Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, Forkopimda Pidie dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto saat pembukaan PORA ke XIV mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah daerah/Pemerintah Kota Se Provinsi Aceh yang telah mempersiapkan para atlet, pelatih, manager dan seluruh kontingen untuk ikut berpartisipasi mengikuti event Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-XIV Tahun 2022.

“Saya yakin seluruh kontingen telah mempersiapkan para atletnya dengan optimal kita sangat bangga sekali pada hari ini dapat berkumpul bersama olahragawan para atlet-atlet hebat dan saya yakin nantinya dapat terus mencetak prestasi hingga ke tingkat nasional sampai tingkat internasional,” kata Pj Bupati Pidie.

Pj Gubernur Aceh, Pj Bupati Pidie, Ketua KONI Aceh dan Ketua I KONI Pusat menabuh rapai tanda dimulainya Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie, di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022). FOTO/ HARMADI

Ia juga mengatakan, agar kita semua mampu mengharumkan nama baik Serambi Mekkah dan Indonesia, semoga event ini dapat dijadikan sebagai perbaikan serta penyempurnaan olahraga yang kelak dapat mengangkat prestasi olahraga di Provinsi Aceh.

“Event ini jangan hanya dimaknai sebagai ajang mencari juara dan hadiah saja, tetapi manfaatkan ajang ini sebagai upaya untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan, sebagai ajang silaturrahmi sehingga kita mampu mencapai semua tujuan yang kita cita-citakan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dalam sambutanya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen PORA Pidie ke XIV dari seluruh Kabupaten/Kota se Aceh yang akan mengikuti turnamen terbesar tingkat Provinsi Aceh tersebut.
“Kami percaya atlet yang mengikuti PORA tahun ini adalah atlet-atlet pilihan yang telah melalui seleksi ketat didaerahnya masing-masing” tutur Marzuki.

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto STTP, MM, menyerahkan piala bergilir kepada Ketua Umum KONI Aceh H Muzakkir Manaf (Mualem) pada Opening Ceremony PORA XIV di Lapangan Blangpaseh, Kota Sigli, Pidie, Sabtu (10/11/2022) pagi.
FOTO/ ABDUL MUIZ

Pj Gubernur Aceh itu juga mengapresiasi Pemkab Pidie beserta jajarannya yang telah berhasil melaksanakan event olahraga 4 tahunan tersebut, meski sempat tertunda pelaksanaannya beberapa waktu lalu.

“Selamat bertanding dan berikanlah kemampuan terbaik untuk mengharumkan dan membanggakan nama daerah” tandas Marzuki.

Sedangkan Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, menyampaikan pegelaran event olahraga terbesar tingkat Provinsi Aceh ini merupakan momen istimewa bagi masyarakat, terutama bagi atlet serta pelatih dan official seluruh kontingen se Aceh.

Menurut pria yang akrab disapa Mualem tersebut, PORA XIV di Pidie, adalah ajang pembuktian atas keseriusan dan kegigihan atlet yang selama ini telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, untuk meraih prestasi terbaik di masing-masing Cabang Olahraga (Cabor) ujarnya.

Marching Band Gita Handayani Dinas Pendidikan Aceh menampilkan atraksi pada opening ceremony Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie. Opening ceremony dilaksanakan di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022). FOTO/ ABDUL MUIZ.

Selain sebagai ajang untuk meraih prestasi yang membanggakan, PORA tahun ini juga menjadi ajang untuk persiapan menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 21 yang mana Aceh bersama Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah di tahun 2024 mendatang.

Oleh sebab itu, ia menekankan, PORA tahun ini harus dimanfaatkan oleh para atlet maupun pelatih untuk membuktikan diri dan mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya selama pertandingan, sehingga nantinya bisa terpilih untuk mewakili Aceh pada PON mendatang pintanya.

KONI Aceh sendiri, Kata dia, telah menurunkan tim pencari bakat untuk memantau dan menjaring bibit-bibit atlet potensial selama PORA ini berlangsung, yang nantinya akan diseleksi untuk masuk kedalam Kontingen Aceh dalam PON ke 21 nanti tambah Mualem.

Diwarnai Berbagai Atraksi

Penyalaan api olahraga sebagai tanda dibukanya Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie. Opening ceremony dilaksanakan di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022). FOTO/ ABDUL MUIZ

Opening ceremony PORA XIV di Pidie diisi dengan berbagai atraksi yang menghibur, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembukaan PORA XIV juga diwarnai dengan penampilan masrching band, tarian poh kipah, rapai hingga atraksi pencak silat yang diperagakan oleh 1000 atlet cilik tingkat sekolah dasar.

Atraksi silat yang membentuk formasi jarring laba-laba mengambil kisah Rasulullah SAW saat dikejar tentara qurais, dalam kondisi terdesak, Rasulullah SAW memilih masuk ke Gua Tsur atas petunjuk yang diberikan Allah SWT melalui mata malaikat Jibril. Para komandan kafir Quraisy, menyisir tiap jengkal jalan menuju Madinah. Hingga tibalah mereka di bibir Gua Tsur yang menjadi lokasi persembunyian Muhammad SAW dan Abu Bakar.

Allah sudah mempersiapkan segalanya. Sebelum persis tentara mereka datang, laba-laba telah membuat jaring-jaring di bibir Gua Tsur. Dua pasang merpati berada tepat di depan bibir gua. “Jika dia (Muhammad) berada di gua ini, mustahil ada sarang laba-laba di bibir gua,” teriak salah satu dari kafir Quraisy. Di gua yang berada di Jabal Tsur itulah Rasulullah SAW dan Abu Bakar berlindung selama tiga hari tiga malam.

Atraksi 1000 pesilat cilik dari siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Kabupaten Pidie pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022 di Kabupaten Pidie. Opening ceremony dilaksanakan di Lapangan Blang Paseh, Kota Sigli, Sabtu (10/12/2022). FOTO/ ABDUL MUIZ

Pertandingkan 36 Cabor dan diikuti 4.697 Atlet
Berdasarkan data dari website PORA XIV untuk jumlah atlet, pelatih, official dan ekstra official dari 23 kabupaten/kota yang akan bertanding di 36 cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Aceh (PORA-XIV) di Kabupaten Pidie sebagai berikut :
Jumlah atlet sebanyak 4.697 orang, pelatih dan official berjumlah 1.607 orang, dokter dan medis sebanyak 84 orang, ekstra official 268 orang, dengan total keseluruhan 6.656 orang.

Untuk Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan sebanyak 36 cabang olahraga, yang terdiri dari; Anggar, Atletik, Arung Jeram, Angkat Besi, Balap Motor, Balap Sepeda, Bola Basket, Bola Volly, Bulu Tangkis, Catur, Drumband, Futsal, Karate, Kempo, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, pencak Silat, Renang, Sepak Takraw, Bola Kaki, Taekwondo, Tarung Derajat, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Tinju, Bridge, Layar, Petanque, Senam, Sepatu Roda, Wushu, Angkat Berat, Binaraga dan Dayung.

“Sebanyak 33 cabor akan dipertandingkan di Pidie dan 3 cabor lagi akan dipertandingkan di Banda Aceh/Aceh Besar yaitu: Cabor Renang di Kolam Renang Raider 112/DJ Mata Ie Aceh Besar, Cabor Menembak di Lapangan Menembak Siwah Rencong Mapolda Aceh dan Cabor Panjat Tebing di Komplek Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh,” ujar Samsul Azhar.

“Semoga event PORA XIV yang digelar di Pidie akan mampu menjadi moment kebangkitan dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor wisata, meningkatkan kreativitas dan kegiatan positif lainnya,” pungkasya. (Muiz/Harmadi/MarDG)

Exit mobile version