ParlementariaPemko Banda Aceh

Politisi Gerindra Irwansyah Dorong Baitul Mal Banda Aceh Kampanyekan ZISWAF Lewat Mimbar Masjid

195
Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah, SE FOTO/ MARDG

posaceh.com, Banda Aceh — Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah, SE, mendorong Baitul Mal Kota Banda Aceh untuk lebih gencar mengkampanyekan Gerakan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) melalui mimbar-mimbar masjid, baik lewat khutbah Jumat maupun pengajian-pengajian di berbagai gampong.

Menurut Irwansyah, langkah tersebut merupakan cara efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kewajiban membayar zakat yang merupakan salah satu rukun Islam. Ia menilai, dakwah melalui mimbar masjid akan lebih mengena karena langsung menyentuh umat di ruang-ruang ibadah dan kegiatan keagamaan.

“Kita mendorong agar Baitul Mal Kota Banda Aceh menjadikan mimbar masjid dan pengajian sebagai sarana utama dalam menyosialisasikan pentingnya ZISWAF. Ini cara efektif agar masyarakat sadar bahwa membayar zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial,” ujar Irwansyah, di Banda Aceh, Kamis (6/11/2025).

Ia menjelaskan, tujuan utama zakat adalah pengentasan kemiskinan dan menciptakan muzakki-muzakki baru di masa depan. Dengan meningkatnya kesadaran berzakat, diharapkan jumlah mustahik di Banda Aceh dapat berkurang melalui berbagai program unggulan Baitul Mal Kota Banda Aceh yang berpihak pada masyarakat kurang mampu.

“Melalui zakat, kita bisa membantu masyarakat yang membutuhkan agar mereka berdaya dan tidak terus berada dalam lingkaran kemiskinan. Zakat harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dirasakan secara luas,” tambahnya.

Irwansyah juga mengimbau agar seluruh komponen masyarakat, termasuk lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, maupun lembaga non-teknis lainnya, menyalurkan zakat dan infak mereka melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh sebagai lembaga resmi pengelola zakat daerah.

“Kita menyarankan agar semua pihak menyalurkan zakatnya ke Baitul Mal Banda Aceh. Dengan begitu, pengelolaannya bisa terukur, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai syariat Islam dan aturan daerah,” tutup politisi Gerindra itu.(Mar/*)

Exit mobile version