posaceh.com, Kota Jantho — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati SPd MSi menegaskan, program Beut Kitab Bak Sikula akan terus diperluas ke seluruh sekolah negeri di Aceh Besar pada tahun ajaran baru 2026/2027 sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman bagi siswa sejak dini.
Menurut Rahmawati, program yang digagas Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) bersama Wakil Bupati Syukri A Jalil itu telah dipersiapkan secara matang mulai dari penyusunan regulasi, proses seleksi hingga penerapan di sekolah.
“Bupati Aceh Besar bersama Wakil Bupati telah menata struktur program Beut Kitab Bak Sikula ini secara bertahap dan terukur. Mulai dari penyusunan regulasi, proses seleksi, hingga implementasi di sekolah dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur,” ujarnya, saat menjadi narasumber dalam talkshow interaktif Haba Panglima di Radio Panglima Polem FM, Kota Jantho, Aceh Besar, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, saat ini program tersebut telah dijalankan di jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama, mulai dari kelas IV SD hingga kelas III SMP.
“Sejauh ini pelaksanaan sudah dimulai dari kelas empat SD sampai kelas tiga SMP. Program ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter dan nilai agama bagi peserta didik,” katanya.
Rahmawati mengatakan perluasan program dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah, tenaga pengajar, serta efektivitas proses pembelajaran di lapangan.
“InsyaAllah mulai tahun ajaran baru 2026/2027 pada bulan Juni nanti, program ini akan diperluas lagi agar dapat diterapkan secara merata di seluruh sekolah negeri di Aceh Besar,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak siswa.
“Evaluasi akan selalu dilakukan oleh pihak terkait sebagai bagian dari proses perbaikan dan penyempurnaan program ke depan,” tutup Rahmawati.
Program Beut Kitab Bak Sikula merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan identitas keislaman generasi muda.(CBoy)
