Pemkab Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Tinjau Pangan Murah di Gani

1945
Pj Bupati Aceh Besar, menyampaikan sambutan saat pelaksanaan pangan murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar bekerjasama dengan Dinas Pangan Aceh dan Bulog Aceh di Halaman Masjid Gani, Selasa (26/1/2023). FOTO/ MC ACEH BESAR

posaceh.com, Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, meninjau langsung penyelenggaraan pangan murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Pangan Aceh Besar bekerjasama dengan Dinas Pangan Aceh serta Bulog Aceh di Halaman Masjid Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (26/1/2023).

Iswanto mengatakan, pangan murah merupakan upaya Pemkab Aceh Besar meningkatkan daya beli masyarakat ditengah hantaman inflasi yang sedang menghantui dunia termasuk Indonesia dan Aceh.
“Kita harapkan, pangan murah ini dapat menjaga kestabilan ekonomi masyarakat agat tidak terjadi krisis ekonomi, ini menjadi ikhtiar Pemkab Aceh Besar serta kita semua untuk menekan inflasi,” katanya.

Menurutnya, pangan murah juga menjadi upaya membantu ekonomi masyarakat, karena harga barang yang diperdagangkan pada pangan murah tersebut merupakan harga yang murah dibanding dengan harga lainnya yang ada di pasar tradisional yang ada di Aceh Besar.
“Hal ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk belanja kebutuhan pokok yang di pasaran harganya mahal, karena ini setidaknya meringankan beban masyarakat Aceh Besar, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Plt Kadis Pangan Aceh melalui Sekdis Pangan Aceh, Nurhayati SE, kepada posaceh.com, mengatakan pelaksanaan pangan murah dalam upaya menekan inflasi di Aceh digelar 14 titik. Untuk di Aceh Besar awal tahun 2023 tersebut digelar di tiga titik dalam 3 hari mulai tanggal 25 Januari 2023 di halaman Masjid Gurah Peukan Bada, 26 Januari 2023 di halaman Masjid Gani Ingin Jaya dan 31 Januari 2023 di halaman Masjid Lampeuneuen Darul Imarah.
“Semoga bisa meringankan sedikit beban masyarakat akibat inflasi dan sekaligus memastikan stok serta harga barang tetap stabil,” ujarnya.

Turut hadir pada kegiatan pasar murah, Asisten II Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi, Kadis Pangan Aceh Besar Ir Fuadi Akhmad, Kakanwil Bulog Aceh Irsan Nasution, Kabag Ekonomi dan SDM Setdakab Aceh Besar Drs Sunardi SE, Camat Ingin Jaya Al Mubarak Akbar SSTP MSi dan Muspika, Mukim Gani, serta ratusan masyarakat yang didoninasi kaum ibu.

Menurut pantauan posaceh.com, ratusan warga Kemukiman Gani terlihat antusias membeli minyak goreng yang dijual seharga Rp. 18.000 rupiah per liter. Beberapa warga yang rela mengantri mengaku adanya pangan murah ini sangat membantu masyarakat bahkan ada seorang warga usai membeli telur dan minyak goreng dengan spontan mengucapkan terima kasih kepada Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto.
“Alhamdulillah ada pangan murah, Terima kasih Pak Iswanto,” Kata Bu Aminah secara spontan usai membeli telur dan minyak goreng.

Menurut dia dengan adanya pangan murah ini membantu dirinya dan para warga lainnya karena saat ini harga telur dan minyak goreng dipasaran sangat mahal.
“Kami sangat bersyukur adanya pangan murah ini, kami doakan Pak Bupati sehat dan pangan murah ini terus berlanjut untuk membantu kami,” ujar Aminah sembari mengungkapkan dirinya sering mangkal di seputaran Pasar Lambaro.

Ungkapan syukur juga disampaikan Raisah, warga yang tinggal di disamping Mesjid Gani. Dirinya mengaku tidak nyangka ada kegiatan pangan murah, sebab awalnya datang ke pasar Lambaro untuk berbelanja namun melihat keramaian menggunggah hati untuk bertanya ternyata ada kegiatan pangan murah.
“Saya memang mau belanja kebutuhan, lihat keramaian saya bertanya, katanya ada kegiatan pangan murah. Alhamdulillah ada pangan murah, karena di rumah pun kehabisan stok dapur,” Ujar Wanita paru baya yang mengaku saat ini sudah tidak lagi bekerja.

Tidak hanya warga, kegiatan pangan murah yang digelar atas kerjasama Pemkab Aceh Besar dengan Dinas Pangan Aceh juga mendapatkan sambutan positif dari pedagang yang berjualan eceran di jalan Bandara Sultan Iskandar Muda. Hendra salah seorang pedagang usai membeli mengaku kegiatan pangan murah ini sangat membantu pedagang, karena saat ini harga minyak goreng mencapai Rp 43 ribu per 2 liter. Namun di pangan murah ini minyak goreng 2 liter hanya Rp 36 ribu.
“Kami Pedagang kecil sangat lumayan terbantu dengan adanya kegiatan pangan murah ini. Semoga program ini terus berlanjut sehingga kami dapat untung sedikit dari produksi hasil yang kami jual,” pungkasnya. (Muiz/*)

Exit mobile version