posaceh.com, Banda Aceh – Timnas Indonesia U-20 akan segera bertarung di Piala Asia 2025 yang digelar di Shenzen, China mulai Kamis (13/2/2025) melawan Iran. Pelatih Indra Sjafri harus mampu menunjukkan kelas seusai dihajar di Mandiri Challenge Series oleh dua tim Timur Tengah, Suriah dan Jordania.
Timnas U-20 hanya mampu mengalahkan tim lemah India, dengan skor 4-0 yang berakhir pada Kamis (30/1/2025) malam. Indra Sjafri sempat mendapat kecaman dari netizen yang dijawabnya sudah mendapat pelajaran dari laga eksebisi itu, untuk diterapkan di laga resmi Piala Asia 2025.
Sedangkan jadwal pertandingan Timnas Indonesia U-20 melawan Iran U-20 di Piala Asia U-20 2025 akan digelar pada Kamis (13/2/2025) yang dapat disaksikan melalui siaran langsung di MNCTV dan live streaming Vision+.
Timnas Indonesia U-20 segera menjalani kiprahnya di Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung di China. Ujian perdana skuad Garuda Muda di turnamen tersebut adalah Iran.
Proses undian putaran final Piala Asia U-20 2025 telah dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 7 November 2024. Hasilnya Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup C bersama Iran, Uzbekistan, dan Yaman.
Timnas Iran akan menjadi lawan pertama pasukan Indra Sjafri tersebut. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium, pada pukul 19.30 WIB. Setelah itu, Timnas Indonesia U-20 akan bersua Uzbekistan pada 16 Februari 2025 dan Yaman pada 19 Februari 2025 di stadion yang sama.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-20 akan bersaing dengan 15 kesebelasan lainnya di Piala Asia U-20 2025 China mulai tanggal 12 Februari hingga 1 Maret 2025 yang dipusatkan di Kota Shenzhen, China.
Dari 23 nama yang dipanggil Indra Sjafri, beberapa di antaranya sudah memiliki jam terbang cukup tinggi di klub masing-masing. Dari sektor penjaga gawang, ada tiga nama yang dibawa Indra Sjafri ke China. Mereka adalah Ikram Algiffari dari Semen Padang, Wayan Arta dari Bali United, dan kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana.
Sementara itu, Indra Sjafri membawa sembilan pemain berkarakter bertahan, seperti Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel, Iqbal Gwijangge, Mulfi Hidayat, Alfharezzi Buffon, Sulthan Zaky, Rizdjar Nurviat, Fava Sheva, dan Achmad Zidan.
Beralih ke lini tengah, ada Toni Firmansyah, Arlyansyah Abdulmanan, Welber Jardim, Aditya Warman, Fandi Pamungkas, dan Evandra Florasta.
Sedangkan untuk lini serang, Indra Sjafri membawa lima pemain berkarakter menyerang, yaitu Muhammad Ragil, Jens Raven, Marselinus Ama Ola, dan Aulia Rahman.(Muh/*)











