Daerah

Pewaris Kerajaan Aceh Gelar Upacara untuk Menyambut Tahun Baru Hijriah

2162
×

Pewaris Kerajaan Aceh Gelar Upacara untuk Menyambut Tahun Baru Hijriah

Sebarkan artikel ini
FOTO/ANTARA Petugas bersiap mengerek bendera alam pedang, bendera Kerajaan Aceh Darussalam, dalam sebuah upacara di Banda Aceh, Kamis (20/8/2020), bertepatan dengan tahun baru 1442 Hijriah

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Keluarga besar pewaris Diraja Kerajaan Aceh Darussalam menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dan bendera alam pedang, bendera kerajaan dan pemersatu masyarakat Aceh, untuk menyambut tahun baru 1442 Hijriah.

Upacara pengibaran bendera merah putih dan bendera alam pedang–bendera Kerajaan Aceh yang berwarna dasar merah dengan gambar bulan sabit dan bintang serta pedang berwarna putih– dilaksanakan di Istana Darul Ihsan, Istana Kerajaan Aceh Darussalam, di Banda Aceh, Kamis, bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1442 Hijriah.

Pewaris dan pengemban amanat Kerajaan Aceh Darussalam Tuangku Muhammad (I) ZN Al Haj memimpin upacara pengibaran bendera tersebut.

Protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 diterapkan dalam upacara tersebut. Para petugas dan peserta upacara mengenakan masker dan saling menjaga jarak. Petugas dan peserta upacara mengenakan baju adat Aceh.

Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini upacara pengibaran bendera alam pedang tidak dihadiri oleh utusan keluarga kerajaan-kerajaan di Nusantara serta India, Sri Langka, Thailand, dan Malaysia.

Upacara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan dilanjutkan dengan laporan komandan upacara kepada pemimpin upacara.

Setelahnya, tiga petugas yang membawa bendera merah putih dan bendera alam pedang berbaris menuju dua tiang bendera lalu mengereknya.

Bendera merah putih dikibarkan dengan iringan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan selanjutnya bendera alam pedang dikibarkan dengan iringan selawat Nabi Muhammad SAW.

Usai pengibaran bendera, pemimpin upacara membacakan maklumat Diraja Kerajaan Aceh Darussalam mengenai bendera alam pedang sebagai simbol semangat perjuangan dakwah Islam di Aceh.

“Alam pedang ini bendera adat istiadat, bendera pemersatu, dan bendera penyemangat masyarakat Aceh. Upacara pengibaran bendera alam pedang di lingkungan Majelis Istiadat Diraja Kerajaan Aceh Darussalam ini untuk ketiga kalinya sejak 2018,” kata Sekretaris Majelis Istiadat Diraja Kerajaan Aceh Darussalam Teuku Heppi. (Ant)