posaceh.com, Sydney – Pesawat penumpang Qantas harus melakukan pendaratan darurat tak lama setelah lepas landas dari bandara Sydney, Australia.
Penumpang sempat mendengar ledakan keras tak lama setelah penerbangan 520 dari Sydney ke Brisbane meninggalkan landasan pacu pada Jumat (8/11/2024) sore, kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan dan menambahkan itu bukan ledakan.
Para insinyur menyimpulkan setelah pemeriksaan awal dan mengkonfirmasi jet Boeing 737 tersebut mengalami kerusakan mesin.
“Getar yang benar-benar mengejutkan terjadi di dalam pesawat,” kata penumpang Mark Willacy, seorang jurnalis dari stasiun penyiaran Australia ABC News, kepada jaringannya.
Dia menambahkan mendengar ledakan keras tepat setelah jet tersebut lepas landas dari Bandara Sydney. “Kami segera tahu ada sesuatu yang tidak beres,” tambahnya.
“Ledakan besar saat roda lepas dari tanah dan getarannya itu belum pernah saya rasakan,” ujarnya. Jet bermesin kembar itu kemudian benar-benar bekerja keras untuk mencapai ketinggian, katanya.
Dia menambahkan satu mesin benar-benar bekerja keras untuk membawa penumpang ke udara. Jet itu lepas landas tak lama setelah pukul 12.35. waktu setempat, menurut data dari platform pelacakan penerbangan FlightRadar24.
“Setelah berputar-putar dalam waktu singkat, pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Sydney,” kata kepala pilot Qantas, Kapten Richard Tobiano dalam sebuah pernyataan.
Pesawat itu sering berbelok dan saat berbelok bersiap turun kembali ke Sydney, kata Willacy. “Rasanya tidak stabil seperti yang biasanya Anda rasakan saat melakukan tikungan tersebut,” tambahnya.
Dalam pernyataan terpisah, Bandara Sydney mengatakan penerbangan pesawat bertepatan dengan kebakaran rumput di sepanjang sisi timur landasan pacu paralel bandara, seperti dirilis NBC News.
Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kejadian ini, kata pernyataan itu, seraya menambahkan pada tahap ini masih belum jelas apakah kedua insiden tersebut ada kaitannya dan penyelidikan masih terus dilakukan.
Tidak jelas apakah hal ini mempersulit penurunan penerbangan 520, tetapi pihak bandara mengumumkan pada pukul 5 sore. waktu setempat, bandara telah kembali beroperasi penuh.(Muh/*)











