Daerah

Perluas Pemberitaan Kebijakan Merdeka Belajar, Kepala BPMP Lakukan ‘Media Visit’ ke PWI Aceh

1552
Kepala BPMP Aceh Muhammad Anis (ketiga dari kiri), didampingi Koordinator Konsultan BPMP Aceh Khairul Muslim, menyerahkan cinderamata kepada PWI Aceh yang diterima oleh Wakil Ketua Bidang Pendidikan Asnawi Kumar bersama Sekretaris PWI Aceh Muhammad Zairin di lobi Gedung PWI Aceh, kawasan Simpang Limong, Banda Aceh, Jumat (21/06/2024). (Foto: Dok. PWI Aceh)

posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Aceh, Dr Muhammad Anis, S.Si, M.Si bersama sejumlah stafnya melakukan ‘media visit’ ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, di kawasan Simpang Limong, Banda Aceh, Jumat (21/06/2024).

Muhammad Anis yang didampingi Koordinator Konsultan BMP Aceh Khairul Muslim, Ketua Tim Publikasi BPMP Aceh Ratna Yulia, Staf BPMP Aceh Seni Yuharni, dan Cut Asmaul Husna seorang Konsultan BPMP Aceh lainnya, diterima Wakil Ketua Bidang Pendidikan Asnawi Kumar bersama Sekretaris PWI Aceh Muhammad Zairin, dan sejumlah pengurus lainnya di Ruang Rapat Lt.I PWI Aceh.

Mengawali pertemuan yang masih dalam suasana Idul Adha 1445 Hijriah itu, Kepala BPMP Aceh Muhammad Anis mengatakan, selain sebagai momentum silaturahmi, kunjungan ini juga dimaksudkan dalam rangka Kampanye Program Prioritas Kebijakan Merdeka Belajar yang digagas Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ke media lokal di Aceh.

“Pertama-tama kami ucapkan terima kasih kepada Ketua, jajaran pengurus dan seluruh anggota PWI Aceh yang berkenan menerima kunjungan silaturahmi kami dari BPMP Aceh dengan maksud mengajak kerja sama dan kolaborasi dalam upaya memajukan dunia pendidikan di Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya,” kata Muhammad Anis.

Kepala BPMP Aceh Muhammad Anis dan staf pada acara media visit bersama pengurus dan wartawan anggota PWI Aceh, di Ruang Rapat Lt.I Gedung PWI Aceh, di kawasan Simpang Limong, Banda Aceh, Jumat (21/06/2024). (Foto: Dok. PWI Aceh)

Di hadapan wartawan dari berbagai media yang tercatat sebagai anggota PWI Aceh, Kepala BPMP Aceh asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) itu menjelaskan, kunjungan yang dilakukan pihaknya ini juga dimaksudkan dalam upaya memperluas pemberitaan kebijakan Merdeka Belajar sebagaimana disinggung di atas.

“Upaya kampanye yang kita lakukan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Prioritas Merdeka Belajar dan mendapat dukungan untuk pemberitaan positif seputar kebijakan Merdeka Belajar Kemedikbudristek,” jelas Muhammad Anis.

Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju dan berdaulat, mandiri, bernalar kritis dan kreatif, berkepribadian berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta bergotong royong, dan berkebhinnekaan global.

Menurutnya, ada berbagai program transformasi dalam upaya mencapai visi pendidikan Indonesia, salah satunya yakni Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). “Guna mendukung kegiatan IKM di Provinsi Aceh, BPMP Aceh sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan Pendampingan terkait Miskonsepsi IKM,” katanya.

Kepala BPMP Aceh Muhammad Anis (kelima dari kiri dan staf dalam sesi foto bersama Wakil Ketua Bidang Pendidikan Asnawi Kumar dan Sekretaris Muhammad Zairin, serta pengurus dan anggota PWI Aceh lainnya usai acara media visit, di lobi Gedung PWI Aceh, kawasan Simpang Limong, Banda Aceh, Jumat (21/06/2024). (Foto: Dok. PWI Aceh)

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Anis juga menjelaskan seputar tugas dan fungsi lembaga yang dipimpinnya itu. “BPMP Aceh memiliki tugas melaksanakan penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan pada jenjang PAUD, Dikdas, Dikmen dan Pendidikan Masyarakat di Provinsi Aceh,” ujarnya.

Tugas dan Fungsi BPMP

Dalam melaksanakan tugasnya itu, lanjut Muhammad Anis, BPMP Aceh menyelenggarakan fungsi melaksanakan fasilitas peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan masyarakat dalam penjaminan mutu pendidikan pada Provinsi Aceh.

Tugas mulia tersebut, tentunya bukan hanya tanggung jawab BPMP semata, melainkan tugas dan tanggung jawab semua pihak termasuk rekan-rekan wartawan. “Karena itulah, dalam kesempatan ini kami mengajak teman-teman PWI Aceh untuk bekerja sama dan berkolaborasi, turut memajukan pendidikan anak bangsa di Provinsi Aceh ini,” ajak Kepala BPMP Aceh itu.

Bersama-sama dengan rekan pendamping lainnya, ia juga menjawab dan menjelaskan berbagai pertanyaan yang diajukan para wartawan. Di antaranya pertanyaan seputar status sekolah favorit dan sistem zonasi dalam penerimaan murid baru yang belum berjalan sebagaimana mestinya di Aceh.

Muhammad Yanis mengakui bahwa sejumlah kebijakan yang sejatinya bisa tercipta prinsip keadilan di bidang pendidikan itu, sampai sekarang belum sepenuhnya berjalan di Aceh. “Jadi sekali lagi, ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam mengawal berbagai kebijakan yang belum sepenuhnya sepenuhnya berjalan sebagaimana kita harapkan bersama itu,” tutupnya.

Kunjungan media Kepala BPMP Muhamnad Anis dan staf diakhiri dengan penyerahan cinderamata, berupa plakat BPMP Aceh kepada PWI Aceh, dan sesi foto bersama di lobi Gedung PWI Aceh. (Ask)

 

 

 

Exit mobile version