Internasional

Pengungsi Suriah di Jerman Bergembira, Rezim Bashar Al Assad Telah Digulingkan

1126
×

Pengungsi Suriah di Jerman Bergembira, Rezim Bashar Al Assad Telah Digulingkan

Sebarkan artikel ini
FOTO/DOK SATPOL PP DAN WH ACEH BESAR

posaceh.com, Berlin – Ribuan pengungsi Suriah di Jerman menyatakan kegembiraannya atas penggulingan rezim Presiden Bashar al-Assad seusai mengikuti berita tentang perkembangan pesat di negara asal mereka. “Mari kita bersama-sama membangun kembali Suriah,” tulis pengacara hak asasi manusia Michal Shammas di halaman Facebook, Minggu (8/12/2024).

Hassan al-Aswad dari Aliansi Demokratik Suriah meminta warga Suriah untuk memaafkan mereka yang pernah menjadi bagian dari sistem lama namun tidak melakukan kejahatan serius. Pengacara dari kota Daraa, Suriah baratdaya, yang tinggal di pengasingan di Hanover, menerbitkan sebuah video yang memuji fakta, pemberontak tidak menghancurkan infrastruktur negara selama serangan mereka di Damaskus.

“Saya memaafkan orang yang menempati rumah saya sejak 2012.” Dia menambahkan: “Semoga Tuhan mengampuni Anda. Saya tidak menginginkan apa pun dari Anda.” Rakyat Suriah sedang menghadapi ujian besar, kata al-Aswad. “Tetapi, perang itu juga tidak mudah, tapi perdamaian lebih sulit,” katanya.

“Bagi mereka yang bersalah atas kejahatan harus diadili secara adil, sesuatu yang belum pernah dialami warga Suriah di masa lalu,” tambahnya. Sejak Sabtu (7/12/2024), penentang rezim yang digulingkan di Suriah telah menerbitkan video yang menunjukkan pembebasan tahanan, seperti dilansir DPA.

Mereka dilaporkan termasuk tahanan politik yang ditahan di bawah pemerintahan ayah Bashar, Hafez al-Assad, yang meninggal pada tahun 2000. Sementara itu di Berlin, sekelompok orang mengadakan demonstrasi spontan untuk merayakan pergantian kekuasaan di Suriah di distrik Neukölln di kota itu sambil mengibarkan bendera bertuliskan legenda “Suriah Merdeka” pada Minggu (8/12/2024).

Polisi menggambarkan pertemuan itu sebagai “kelompok yang relatif kecil” dan mengatakan tidak ada insiden penting yang terjadi. Demonstrasi didahului pada Sabtu (7/12/2024) malam dengan iring-iringan mobil melalui Neukölln. Polisi melaporkan adanya pertemuan warga Suriah yang berdemonstrasi menentang kekhalifahan yang berjumlah ratusan dan tidak ada insiden yang dilaporkan.

Neukölln di tenggara ibu kota Jerman adalah rumah bagi banyak imigran. Dalam beberapa waktu terakhir, telah terjadi demonstrasi kekerasan pro-Palestina yang menyuarakan kemarahan atas tindakan Israel dalam perang di Jalur Gaza.(Muh/*)