News

Pemko Banda Aceh Komit Bantuan Pembangunan Rumah Berlanjut

2522

Laporan : Sudirman Mansyur posaceh.com Banda Aceh –Pemerintah Kota Banda Aceh komitmen terus membantu pembangunan rumah warga tidak mampu, sehingga nantinya tidak ada lagi rumah warga tidak mampu yang tidak layak huni di ibukota Provinsi Aceh ini.

“Rumah yang kita bangun, rumah yang tidak layak huni dari warga yang tidak mampu perlu menjadi perhatian kita,” ujar Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, SE, Ak ketika menyerahkan bantuan satu unit rumah sederhana sehat plus atau layak huni yang baru selesai dibangun  Dinas Perkim Banda Aceh, melalui aspirasi anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST kepada pemiliknya, Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Kamis (12/11/2020).

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak menyerahkan kunci rumah bantuan pembangunan rumah sederhana sehat plus tipe 36 yang selesai dibangun kepada pemiliknya Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, Kamis (12/11/2020). Foto : Sudirman Mansyur. 
——————————————————————

Aminullah menyebutkan, bantuan pembangunan rumah tersebut melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Dinas Perkim) Banda Aceh, yang merupakan bentuk perhatian melalui aspirasi Anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST.

Program bantuan pembangunan rumah, katanya, ada yang dari Perkim dan Baitul Mal. “Kalau pembangunan rumah yang langsung seperti ini, program APBK, melalui Dinas Perkim,” ujarnya.

“Kita berharap kepada anggota dewan lewat aspirasinya dapat memperbanyak bantuan pembangunan rumah, jika satu tahun kita ditarget 100 rumah bisa selesai semuanya,” sebut walikota yang didampingi Kepala Dinas Perkim Banda Aceh, Rosdi, ST, Anggota DPRK dari Fraksi PKS, Devi Yunita, ST, Camat Luengbata, Mustafa dan Keuchik Lamdom.

Walikota Banda Aceh, Aminulah Usman, SE, Ak  didampingi Camat Luengbata, Mustafa dan anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST menyerahkan kunci untuk masuk rumah, bantuan pembangunan rumah sederhana sehat plus tipe 36 yang selesai dibangun kepada pemiliknya Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Kamis (12/11/2020). Foto : Sudirman Mansyur. 
—————————————————————–
Sebutnya, program bantuan rumah tersebut juga sebagai upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam pengetasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

Bantuan pembangunan rumah kepada Asnidar warga tidak mampu di Gampong Lamdom, Luengbata ini merupakan Rumah Sehat Sederhana Plus tipe 36.

Rumah permanen tersebut dimulai pembangunannya Mei 2020 dan selesai Agustus lalu. Rumah Asnidar sebelumnya rumah  kayu yang tidak layak huni.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak didampingi Kadis Perkim Banda Aceh, Rosdi, ST (paling kiri), Geuchik Gampong Lamdom, Camat Luengbata, Mustafa dan Anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST, dan anggota Babinsa Polsek Luengbata, saat akan menyerahkan  bantuan pembangunan rumah sederhana sehat plus tipe 36 yang selesai dibangun kepada pemiliknya Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, Kamis (12/11/2020). Foto : Sudirman Mansyur. 

——————————————————————

“Alhamdulillah, hari ini (Kamis, 12/11/2020) kita kembali menyerahkan bantuan rumah yang selesai dibangun kepada seorang warga di Gampog Lamdom, Asnidar, yang merupakan program dari Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perkim Kota Banda Aceh, yang dibantu seorang anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST.,” ujar Aminullah.

Walikota menyampaikan selamat kepada ibu Asnidar menempatkan rumah yang baru menggantikan rumah yang lama dan terima kasih juga disampaikan kepada Anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita yang telah membantu. Camat, geuchik dan seluruh warga Gampong Lamdom yang telah mendukung pembangunan rumah tersebut.

Mengurangi Warga Tidak Mampu Bangun Rumah

Walikota berharap dengan adanya rumah bantuan ini, akan lebih sehat tempat tinggal yang ada perbedaan dengan rumah sebelumnya. “Ini program tetap dari Pemerintah Kota Banda Aceh, mengurangi keluarga kita yang kurang mampu untuk membangun rumah,” ujarnya.

Katanya,  program bantuan pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Kota Banda Aceh setiap tahun tidak kurang dari 50 unit rumah yang  dibantu kepada warga kurang mampu yang memiliki rumah tidak layak huni dari Perkim dan Baitul Mal.

Mengenai permohonan  dari warga untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah, katanya, tidak banyak juga. Rumah yang layak dibantu pembangunannya di cross cek dulu, nanti jangan salah kasih, sehingga orang-orang yang tidak pantas menerimanya.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak bersama Kadis Perkim Banda Aceh, Rosdi, ST (lima dari kiri), Geuchik Gampong Lamdom, penerima bantuan pembangunan rumah, Asnidar, Anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST, Camat Luengbata, Mustafa dan sejumlah warga foto bersama usai penyerahan bantuan pembangunan rumah sederhana sehat plus tipe 36 yang selesai dibangun kepada pemiliknya Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, Kamis (12/11/2020). Foto : Sudirman Mansyur. 

——————————————————————

Aminullah menyebutkan, rumah bantuan yang telah diserahkan masyarakat yang tidak mampu selama tiga tahun, sudah 60 unit rumah yang dibangun Perkim maupun baitul mal dan bantuan rehab rumah lebih dari 250 unit dengan anggaran masing-masing Rp 15 juta. “Bantuan pembangunan rumah dan rehab tersebut selama tiga tahun, selama saya menjadi walikota,” katanya.

“Mudah-mudahan program bantuan pembangunan rumah dan rehab rumah akan terus berlanjut dan pasti saya lanjutkan, karena program ini menyentuh langsung masyarakat penerima,” ujarnya.

Katanya, semoga rumah tersebut, semoga rumah ini menjadi tempat ibadah, tempat mencari rezeki, tempat duduk bersama keluarga dan menjadi senang tinggal di rumah baru ini.

Walikota berharap dengan adanya rumah bantuan ini, akan lebih sehat tempat tinggal yang ada perbedaan dengan rumah sebelumnya. “Ini program tetap dari Pemerintah Kota Banda Aceh, mengurangi keluarga kita yang kurang mampu untuk membangun rumah,” ujarnya.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak didampingi Kadis Perkim Banda Aceh, Rosdi, ST (kiri), Camat Luengbata, Mustafa dan Anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST, saat akan menyerahkan  bantuan pembangunan rumah sederhana sehat plus tipe 36 yang selesai dibangun kepada pemiliknya Asnidar di Gampong Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, Kamis (12/11/2020). Foto : Sudirman Mansyur.

——————————————————————

Kecuali itu, dalam kesempatan itu ia menyebutkan, juga ada program pembangunan pembersihan daerah kumuh. Ini kerjasama Dinas Perkim Banda Aceh dengan PUPR Pusat, seperti daerah yang sangat kumuh di kawasan pinggir Krueng Daroy.”Kita merehab total kawasan pinggir Krueng Daroy tersebut. Kawasan itu yang dulunya sangat kumuh, akhirnya menjadi suatu keindahan,” ujarnya.

Dikatakannya, pembangunan kawasan pinggir Krueng Daroy, saat ini sudah selesai 50 persen melalui program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Banda Aceh dan 50 persen pagi akan berlanjut pada 2021.

Bisa Lebih Banyak

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Kadis Perkim), Rosdi, ST menyebutkan, bantuan pembangunan rumah sehat sederhana plus dan layak untuk warga miskin yang rumahnya tidak layak diupayakan akan lebih banyak lagi di tahun mendatang.

Kadis Perkim Banda Aceh, Rosdi, ST.  Foto : Sudirman Mansyur. 
——————————————————————

Rosdi mengatakan, program pembangunan rumah sehat sederhana untuk membantu warga miskin, sehingga memiliki rumah layak huni.

Kecuali itu, sebutnya, program tersebut untuk menjadikan pemukiman rumah warga yang tanpa kumuh.

Bersyukur dan Bahagia 

Asnidar seorang warga Gampong Lamdom, Luengbata, Banda Aceh penerima bantuan pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Kota Banda Aceh yang tangani Dinas Perkim Banda Aceh melalui perhatian anggota DPRK Banda Aceh, Devi Yunita, ST menyatakan rasa syukurnya dan bahagia telah rumahnya telah selesai dibangun baru.

Asnidar warga Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, penerima bantuan pembangunan rumah.Foto : Sudirman Mansyur. 
——————————————————————

“Saya senang, bahagia mendapatkan bantuan rumah yang sudah selesai dibangun. Terima kasih kepada walikota, anggota DPRK, ibu Devi Yunita, Dinas Perkim Banda Aceh dan semua telah membantu”, ujarnya.

Asnidar menyebutkan, rumahnya dulu atau sebelumnya berupa rumah kayu, yang tidak layak huni. Bantuan pembangunan rumah yang diperoleh, kini telah menempati rumah baru layak huni.

Rumah Asnidar warga Lamdom, Luengbata, Banda Aceh, selesai dibangun dan sudah ditempati. Sebelumnya adalah rumah kayu tak layak huni. Foto : Sudirman Mansyur. 
——————————————————————
“Inilah bentuk perhatian pemerintah kepada warganya yang sangat membutuhkan. Semoga bisa bemanfaat, menjadikan rumah ini sebagai tempat untuk beristirahat, beribadah hingga mencari rezeki,” ujar Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman.(*)
Exit mobile version