Daerah

Pemkab Nagan Raya Targetkan Masjid Giok Aceh Jadi Ikon Wisata Dunia

22
×

Pemkab Nagan Raya Targetkan Masjid Giok Aceh Jadi Ikon Wisata Dunia

Sebarkan artikel ini
Suasana Masjid Agung Baitul A'la (Masjid Giok) milik Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh di Kompleks Perkantoran Suka Makmue.FOTO/ANTARA

pocsaceh.com, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menyatakan komitmennya menargetkan Masjid Agung Baitul A’la atau Masjid Giok Aceh, menjadi ikon wisata dunia sebagai satu-satunya masjid yang dilapisi dengan Batu Giok Aceh.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan Nagan Raya sebagai daerah yang dikenal secara internasional melalui kemegahan masjid giok ini,” kata Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan di Nagan Raya, Rabu (22/4/2026).

Ia mengatakan, sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, pada tahun anggaran 2027 mendatang, pemerintah daerah menyatakan fokus pembangunan akan beralih pada pelapisan bagian luar masjid dengan batu giok, setelah sebelumnya bagian interior dan lantai selesai dikerjakan.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran hampir Rp10 miliar dalam APBK untuk memperluas pekarangan masjid, termasuk pembangunan jalan dua jalur dan penataan taman.

Saat ini, di kawasan masjid juga terdapat Museum Al-Qur’an Kuno yang koleksinya diklaim sebagai salah satu yang terbanyak di Indonesia dan telah mendapatkan penghargaan MURI.

“Jika kita mampu menyelesaikan Masjid Giok ini, ini akan menjadi satu-satunya masjid di dunia yang berbahan batu giok. Kita bisa melampaui kemegahan yang ada di Brunei Darussalam,” ujar Teuku Raja Keumangan.

Ia menambahkan, memasuki tahun ketiga masa pemerintahannya di 2027 mendatang, sejumlah program prioritas harus direalisasikan sesuai arah pembangunan yang telah ditetapkan, termasuk janji-janji kampanye.

Salah satu upaya tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui penyelesaian pembangunan Masjid Giok Aceh yang telah dikenal luas karena keunikan batu giok yang melapisinya.

“Kesempurnaan pembangunan akan tercapai ketika seluruh bagian luar masjid dilapisi batu giok. Ini akan menjadi ikon daerah dan daya tarik wisata yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.(Muh/*)